inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

TV Analog Akan Tergusur di Jakarta

Oleh: M Husni Nanang
Jumat, 8 Agustus 2008 | 21:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta Warga di seputar Jabodetabek yang masih menggunakan televisi dengan sistem analog, mungkin tak lama lagi tak dapat menerima sejumlah fasilitas yang dimiliki tetangganya yang memiliki televisi digital. Sebab, uji coba siaran televisi digital akan segera dilakukan.


Sementara televisi biasa harus melengkapi diri dengan set top box.

"Karena jika tidak, maka sistem analog yang ada di pesawat televisi tidak bisa menerima sinyal siaran digital," kata Plt Dirjen Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) Depkominfo, Freddy Tulung di Gedung Depkominfo, Jumat (8/8).

Freddy menjelaskan, teknologi yang digunakan dalam migrasi dari analog ke digital menggunakan standar broadcast DVB-T (Digital Video Broadcasting-Terestrial), dengan alat penerima atau codec standar MPEG-2.

"Kini teknologi MPEG-2 memang sudah ada yang versi 4, di mana secara teknologi jauh lebih baik. Tapi, kami tetap memilih MPEG-2 dengan pertimbangan ekonomis," katanya.

Ke depan, lanjut Freddy, pemerintah akan mendorong industri set top box dalam negeri yang akan menyediakan fitur-fitur kebutuhan lokal, seperti early warning system, pencatat rating, dan lainnya. "Kini memang sudah ada beberapa produk dalam negeri yang siap dipasarkan," ujarnya

Lalu, apa keistimewaan dari televisi dengan sistem digital? Freddy sendiri pun tak menjelaskan secara rinci, apakah masyarakat penggunanya hanya mendapatkan fasilitas dengan gambar jernih atau akan mendapat siaran dengan saluran istimewa tertentu. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.