Kamis, 17 Mei 2012 | 08:35 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Rumaji Dimandikan Tuak oleh FPI
Oleh:
web - Minggu, 10 Agustus 2008 | 16:56 WIB
INILAH.COM, Lamongan - Mungkin cara yang dilakukan anggota FPI di Lamongan, Jawa Timur, bisa membuat kapok para pedagang minuman keras ilegal yang meresahkan masyarakat. Seorang pedagang tuak yang terkena razia disiram 8 jirigen dagangannya hingga terkencing-kencing.

Kejadian ini bermula dari aksi razia minuman kerasdi wilayah Pantura yang dilakukan anggota FPI Lamongan, Minggu (10/8), untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Saat berada di Kecamatan Paciran, mereka memergoki sebuah mobil yang sedang mengangkut tuak melintas.

Tanpa banyak kata, mobil itu diberhentikan. 8 jirigen tuak diambil. Sang pengemudi sekaligus pemilik tuak yang bernama Rumaji 40), warga Desa Tegalbang, Kecamatan Palang, Tuban, disuruh berjongkok. Rumaji pun menuruti perintah para anggota FPI tersebut.

Tanpa disangka, byur... 8 jirigen tuak itu disiramkan ke tubuh Rumaji. Bapak dua anak itu bermandikan tuak dagangannya. Bahkan saking takutnya Rumaji pun terkencing-kencing.

"Saya kapok Pak, tidak akan jual tuak lagi. Saya janji," lirih Rumaji ketakutan.

Tak puas dengan aksi tersebut, beberapa anggota FPI mengambil 8 jirigen tersebut dan merusaknya. "Biar tak jualan tuak lagi, jirigennya saya rusak," kata salah satu anggota FPI.

Untungnya tidak ada aksi kekerasan selain penyiraman tuak tersebut. Rumaji kemudian diperbolehkan pulang setelah berjanji tak akan menjual minuman keras tradisional itu.

Menurut Ketua FPI Lamongan, Zaenal Anshori, sweeping ini terus dilakukan sampai menjelang bulan suci Ramadhan. Tujuannya, agar masyarakat bisa tenang dalam melaksanakan ibadah.[beritajatim.com/L6]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.