INILAH.COM, Jakarta - Doa Maia akhirnya tercapai. Keinginannya untuk bertemu Al, El dan Dul terwujud, kemarin setelah terakhir kali bertemu 23 Juli 2008. Biar pun tergesa-gesa, Maia tidak lupa untuk ditemani. Tujuannya untuk menghindari KDKRT lagi.
"Maaf aku harus buru-buru. Soalnya kata mas Dhani, anak-anak ada di rumah. Saya kangen dan ingin membuktikannya," kata Maia seusai sidang, sore tadi di, Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Maia pun kali ini tidak jalan sendiri untuk menemui ketiga anaknnya. Seperti pernyataan sebelumnya, Maia tidak ingin hal buruk KDKRT menimpanya kembali. "Biar aman saya ditemenani beberapa orang. Biar ada saksi. Pastinya, aku ingin secepatnya bertemu Al, El dan Dul."
Biar pun terbgesa-gesa, Maia masih mau berbagi sedikit cerita. "Aku merasa agak kecewa, anak-anak yang sudah sebulan tidak sekolah, tau-tau, kok, sudah 2 minggu home schooling. Sepengetahuanku, kan, harus ada persetujuan dari kedua orang tua. Membuat paspor saja harus tanda tangan ibu, kan?," ujar Maia.
Sekarang, bagi Maia yang terpenting adalah dirinya bisa bertemu ke tiga putra yang menjadi buah hatinya. "Yang aku pikirkan adalah hak asuh dan hak anak-anak. Masalah perceraian aku tidak pikirkan."
Yup, Maia pun langsung pamitan. Alphard hitam bernomor polisi B 2727 DM pun bergerak meninggalkan gedung Pengadilan Agama Jakarta Selatan.[L7]