Ada teori baru. Teori itu mengatakan, wanita yang berjari manis lebih panjang dari telunjuknya berisiko ganda mengidap osteoarthritis (penyakit degeneratif pada persendian) dibandingkan wanita yang punya jari berukuran standar.
Secara umum, jari telunjuk dan jari manis wanita berukuran sejajar, sedangkan pada pria jari manisnya lebih panjang dari telunjuknya. Teori ini berdasarkan riset para ilmuwan dari Universitas Nottingham yang menganalisa jemari tangan 2000 penderita radang sendi dan 1000 orang tanpa gangguan arthritis.
Penelitian dilakukan menggunakan bantuan sinar X pada kedua tangan responden dan mengukur panjang jari melalui tiga metode, yaitu metode perbandingan jarak pangkal di antara dua jari, metode mengukur rasio dari pangkal sampai ujung jari, dan metode mengukur rasio panjang tulang jari manis dan telunjuk para responden.
Hasil penelitian yang juga diterbitkan di jurnal Arthritis & Rheumatism itu menyebutkan mayoritas penderita arthritis adalah wanita yang punya jari manis lebih panjang. Kurangnya berolahraga atau kemungkinan cedera yang pernah dialami responden dinilai sebagai faktor lain seseorang terkena arthritis.
Setidaknya, penelitian tentang perbandingan dua jari ini (jari manis dan telunjuk) yang dikaitkan dengan radang sendi baru pertama kali dilakukan. Sebelumnya, pada 2007, ada penelitian berkaitan dengan dua jari ini yang dihubungkan dengan tingkat kecerdasan.
Bahkan, lebih dari sebatas kecerdasan, jari-jari yang ada di tangan juga bisa menunjukkan kepribadian manusia. University of Liverpool meneliti hubungan panjang jari manusia dengan kepribadiannya. Mereka menemukan tendensi depresi dan homoseksual pada pria yang memiliki jari telunjuk lebih pendek dari jari manis.Itu berlaku pada wanita yang berjari manis lebih panjang.
Menurut psikolog dari Bath University, tingkat kecerdasan anak-anak bisa dilihat dari panjang jarinya. Penelitian itu menyebutkan, bagi mereka yang berjari manis lebih panjang dari jari telunjuk, kemampuan berhitungnya lebih tinggi dari kemampuan verbal dan bahasa.
Kebalikannya, anak yang berjari telunjuk lebih panjang dari jari manis, kuat di verbal dan membaca. Belakangan, dari jari-jari yang ada di tangan juga bisa menunjukkan bakat yang ada pada diri seorang anak.
Yessi Pitaloka
echink_maniez@yahoo.co.id
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !