INILAH.COM, Jakarta - Pertamina dikabarkan akan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi dan BBM untuk konsumen industri. Kebijakan itu sejalan tren penurunan harga minyak dunia.
"Kalau melihat tren seperti ini terus, pasti akan turun khususnya untuk BBM non subsidi, Pertamax dan Pertamax Plus," ungkap VP Komunikasi PT Pertamina, Wisnuntoro, usai jumpa pers Tournment Pertamina Indonesia Presiden Invitational 2008, Rabu (13/8), di Jakarta.
Dikatakan, porsi penurunan harga BBM itu masih dievaluasi lebih lanjut pada 15 Agustus mendatang. "Berapa turunnya saya tidak tahu. Kita akan lihat rata-rata nya dari mulai 1 - 15 Agustus. Kalau tren harga minyak dunia naik, kita akan naikan, tapi kalau turun kita juga turunkan. Jadi belum bisa dipastikan berapa penurunannya," paparnya.
Wisnu menambahkan, untuk BBM bersubsidi harga nya belum mengalami perubahan. Pasalnya, penetapan harga BBM bersubsidi merupakan kewenangan pemerintah.
Seiring melemahnya harga minyak dunia, Pertamina sudah menurunkan harga BBM industri per 1 Agustus 2008 silam. Adapun porsi penurunan di kala itu berkisar 3,5 - 7,2%.[L5]