INILAH.COM, Hanoi - Pemerintah Vietnam mematok target pertumbuhan ekonomi sekitar 7 - 8% pada 2009. Pertumbuhan itu dipatok terbilang tinggi dengan konsekuensi menekan laju inflasi yang semakin liar.
Perdana menteri Vietnam, Nguyen Tan Dung, Kamis (14/8), mengungkapkan upaya memerangi inflasi merupakan prioritas utama. Untuk itu Nguyen mengimbau pejabat pemerintahan untuk mendukung rencana tersebut. Target laju inflasi akan dipatok di angka satu digit pada akhir 2009.
Adapun tingkat tahunan inflasi bakal didorong ke posisi 27% pada Juli. Hal itu mengingat melambungnya harga komoditas pangan serta minyak dunia.
Perusahaan minyak pelat merah diketahui telah menaikkan harga bensin 31% pada Juli. Akibatnya, ribuan pekerja melakukan aksi pemogokan bulan ini untuk meminta kenaikan upah demi mengimbangi lonjakan biaya hidup.
Pemerintah telah menaikkan tingkat suku bunga dan mengambil langkah-langkah membatasi pertumbuhan kredit serta menurunkan target pertumbuhan ekonomi 2008 menjadi tujuh persen dari 8,5%.[*/L5]