Minggu, 27 Mei 2012 | 01:04 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Saham Komoditas Gerogoti IHSG
Headline
inilah.com/Abdul Rauf
Oleh: Asteria
web - Jumat, 15 Agustus 2008 | 17:14 WIB
INILAH.COM, Jakarta IHSG akhir pekan ini meredup. Libur panjang terkait peringatan HUT ke-63 Hari Kemerdekaan RI membuat investor cenderung memilih ambil untung. Saham komoditas pun memimpin anjloknya bursa di BEI, Jumat (15/8).
Pada penutupan perdagangan saham Jumat (15/8), IHSG merosot hingga 21,494 poin (1,02%) jadi 2.085,148. Indeks LQ-45 turun 5,593 poin (1,29%) jadi 428,173 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 8,866 poin (2,58%) jadi 334,315.
Analis Indosurya Securities Akbar Kuncoro mengatakan, IHSG terpantau terus melemah. Sejak perdagangan pagi, indeks saham dibuka jatuh dan berlanjut pada sesi siang yang turun hingga level 2.083.
Merosotnya IHSG dipicu oleh kembali turunnya saham-saham sektor pertambangan dan perkebunan menyusul anjloknya harga minyak. Harga minyak yang melemah memicu rendahnya ekspektasi permintaan akan komoditas ke depan.
Sementara itu, saham-saham perbankan menanjak kembali setelah turunnya harga minyak dan naiknya saham finansial di Wall Street semalam. "Penguatan saham perbankan hanya bisa menahan indeks dari kejatuhan yang lebih dalam," ujar Akbar.
Di pasar Asia, harga kontrak minyak mentah untuk pengiriman September diperdagangkan melemah tipis 25 sen ke level US$ 114,76 per barel. Pada penutupan perdagangan Nymex dini hari tadi, harga minyak berada di level US$ 113,93 per barel, turun US$ 1,08.
Harga minyak turun untuk ketujuh kalinya selama sebulan setelah mencapai rekor tertinggi di US$ 147,27 per barel pada pertengahan Juli lalu. Minyak turun pesat karena ekspektasi pelemahan permintaan minyak menyusul perlambatan ekonomi global dan inflasi. Analis pun memperkirakan harga minyak masih dalam tren negatif.
Di sisi lain, harga minyak kelapa sawit terpantau terus melemah seiring turunnya harga minyak mentah. Minyak sawit untuk pengiriman Oktober turun 7,6% jadi 2.420 ringgit, penurunan terbesar 20 tahun terakhir.
Sementara pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di DPR-RI yang mengungkapkan besarnya pertumbuhan ekonomi hingga di atas 6% tidak mampu jadi pendorong indeks saham.
Selain itu, aksi profit taking yang dilakukan pelaku pasar menjelang libur panjang jadi indikasi pelemahan indeks BEI hari ini. "Investor lebih memilih memegang uang tunai karena khawatir muncul ketidakpastian pasar global selama libur," terangnya.
Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini mencatat transaksi 43.056 kali dengan volume 3,084 miliar unit saham senilai Rp 3,540 triliun. Tercatat 55 saham naik, 118 saham turun, dan 59 saham stagnan.
Saham-saham yang harganya turun, antara lain, PT Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.150 ke Rp 16.550, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 1.050 ke Rp 23.000, dan PT Bukit Asam (PTBA) Rp 900 ke Rp 12.750.
Saham PT London Sumatera (LSIP) turun Rp 550 ke Rp 5.900, PP London Sumatra (LSIP) turun Rp 550 ke Rp 5.900, PT Bumi Resources (BUMI) turun Rp 350 ke Rp 5.050, PT Timah (TINS) turun Rp 100 ke Rp 2.300, dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 25 ke Rp 2.325.
Saham yang menopang indeks adalah PT BTPN naik Rp 175 ke Rp 2.425, PT Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 100 ke Rp 3.100, PT Bank Danamon (BDMN) naik Rp 100 ke Rp 5.400, PT Astra International (ASII) naik Rp 50 ke Rp 19.850, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 50 ke Rp 6.050, dan PT Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 ke Rp 2.900.
Di sisi lain, bursa kawasan ditutup bervariasi. Indeks Nikkei di bursa Jepang naik 62,61 poin jadi 13.019,41 setelah saham-saham eksportir menunjukan reli akibat melemahnya nilai tukar yen terhadap dolar AS.
Sementara indeks Topix naik 0,7% jadi 1.247,31, indeks Hang Seng di bursa Hong Kong turun 1,09%, indeks Kospi di bursa Korea naik 0,62%, indeks Shanghai naik 0,56% dan indeks STI Singapura turun 0,55%. [E1/I3]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.