INILAH.COM, Jakarta - Anjuran itu bukan hanya berlaku untuk menyesap minuman ringan dalam kaleng saja, karena berhubungan seks saat suasana sedang panas, 'berantem', konflik, atau sakit hati, sama sekali tidak bermutu.
Atas dasar keinginan berdua untuk hidup lebih baik, maka harus tercapai kesepakatan untuk memperbaiki apa yang menjadi penyebab suasana panas.
Jika rasa marah sudah terkendali dan berangsur hilang, Anda berdua sudah seharusnya tahu apa yang mesti dilakukan dan menjaga suasana adem lebih lama.
Menjaga agar hubungan seks makin bermutu, seperti yang dianjurkan para terapis, dimulai dari keintiman pikiran Anda dan pasangan, misalnya dengan hadir pada momen tertentu.
Jika komunikasi dan hubungan sudah semakin nyaman, rasa ini bisa dibagi dan Anda berdua sudah seharusnya menemukan pula penyelesaian bila kembali berada pada suasana tidak menyenangkan. Kesepakatan itu bisa menjadi suntikan untuk 'pindah gigi' dalam urusan ranjang.
Jangan sesekali menyalahkan kondisi karena kesibukan bekerja atau jadwal yang ketat. Bukankah semua orang zaman sekarang ini mempunyai masalah seperti itu?
Cobalah untuk mengatur waktu, muncul pada waktu pasangan membutuhkan kehadiran Anda. Cara ini jauh lebih bermutu, menumbuhkan kepercayaan dan hubungan seks lebih baik daripada tiba-tiba muncul tanpa busana dan ngotot untuk berhubungan seks.
Mumpung akhir pekan, tidak ada salahnya untuk mencoba mendinginkan suasana. Atau bila sudah dingin, silakan menikmatinya. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !