Minggu, 27 Mei 2012 | 01:05 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Cukupkah Anggaran Pendidikan 20%?
Oleh: Reni Herawati
web - Minggu, 17 Agustus 2008 | 01:05 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Keberhasilan rencana alokasi anggaran pendidikan sebesar 20% dalam APBN 2009 tak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah pusat, tapi juga harus diukung pemerintah daerah.

Komitmen dari pemerintah daerah akan membawa angin segar bagi perkembangan pendidikan di masa mendatang.

"Jadi menurut saya, 20% untuk anggaran pendidikan dirasa tidak cukup jika tidak diikuti oleh komitmen pemerintah di tingkat daerah," kata pengamat ekonomi Bambang Sumantri Brojonegoro usai diskusi di Jakarta, Sabtu (16/8), menanggapi penetapan rencana anggaran pendidikan 20% pada APBN 2009.

Namun demikian, menurut Bambang, keterlibatan pemerintah akan terbelenggu oleh berbagai macam biaya rutin seperti belanja pegawai yang sudah menghabiskan sebagian besar anggaran daerah.

Keputusan pemerintah menganggarkan 20% untuk dana pendidikan, katanya, dirasa tidak akan berpotensi menaikkan beban utang, karena saat ini defisit sudah ditetapkan.

"Selama defisit masih dalam range yang ditargetkan, pemerintah sudah tahu bagaimana mengelola utang," ungkapnya.

Menanggapi penyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menjelaskan bahwa kenaikan anggaran pendidikan memaksa pemerintah meningkatkan defisit anggaran dari 1,5% menjadi 1,9% atau setara Rp 99 triliun, dan untuk memenuhi itu negara harus berutang besar.

Bambang berpendapat penambahan utang secara nominal memang benar, tapi yang penting rasio utang terhadap PDB masih berada di posisi ideal.

"Saat ini rasio utang PDB kita berada pada 30%. Angka itu ideal di mana negara lain di atas 50%," jelasnya.[L2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.