INILAH.COM, Jakarta - Sebuah kajian terbaru dari hasil penelitian yang sudah ada tentang penderita kanker menyarankan, agar pasien yang sedang menggunakan kemoterapi harus menghindari suplemen yang mengandung antioksidan tinggi.
Meskipun terkadang multivitamin bisa sangat bermanfaat bagi beberapa kasus, tapi dalam kasus pasien yang tengah dalam perawatan kemoterapi, suplemen mengandung antioksidan sangat tidak baik.
"Bahkan teh hijau dan vitamin A atau E dapat menjadi masalah," kata Dr Brian Lawenda, Direktur Clinik dari Radiation Oncology di Naval Medical Center, San Diego.
Suplemen itu bisa menurunkan efektifitas sinar radiasi atau kemoterapi. "Bahkan bisa membuat racun dari obat menjadi meningkat," kata Lawenda.
Ia juga mengatakan, banyak pasien kanker yang mengkonsumsi suplemen dan teh hijau karena mereka beranggapan antioksidan bisa menolong pengobatan mereka, karena antioksidan menjaga kesehatan dengan melindungi sel tubuh menghadapi penyakit.
Hasil peneltian ini telah dipublikasikan Journal of the National Cancer Institute.
Ia juga menjelaskan salah satu hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antioksidan pada pasien kanker ini cenderung meningkatkan risiko kematian.
Antioksidan di sini melindungi sel kanker, sama persis ketika antioksidan itu melindungi sel normal, sehingga menghalangi perawatan kanker dalam membunuh tumor.
Jadi jika Anda sedang menjalani kemoterapi, sebaiknya hindari mengkonsumsi teh hijau dan antioksidan lainnya. [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !