inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,988.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Agus Condro, Jadi Caleg Atau Tidak?

Oleh: Samsul Hidayat
Senin, 18 Agustus 2008 | 18:38 WIB
INILAH.COM, Jakarta Teka-teki pencalegan Agus Condro Prayitno, anggota F-PDIP DPR yang mengaku menerima uang Rp500 juta dua pekan setelah pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia masih belum terjawab.

"Saya tidak bisa bicara dan belum jawab," kata sekjen DPP PDIP Pramono Anung, dalam perbincangan dengan INILAH.COM, Senin (18/8).

Pramono juga enggan berkomentar mengenai apakah nama Emir Moeis juga dicalonkan lagi atau tidak oleh DPP PDIP. "Saya belum bisa bicara," ujarnya.

Nama Agus mencuat akibat pengakuannya kepada KPK menerima uang Rp500 juta dari Dudhie Makmun Murod, rekannya dari F-PDIP, saat menjadi anggota Komisi IX. Agus menerima uang itu bersama anggota F-PDIP yang lain di ruang kerja Emir Moeis, Ketua Komisi IX DPR. Agus memperkirakan uang itu terkait pemilihan Miranda Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur BI.

Lebih lanjut, Pramono juga enggan menjelaskan dasar penilaian seorang caleg PDIP dianggap bermasalah atau tidak. "Wah belum tahu dan belum dipanggil," tandasnya.

Sebelumnya, saat mendaftarkan bakal caleg PDIP ke KPU, Pramono sempat mengatakan tidak akan menyingkirkan kader PDIP yang terbelit kasus hukum. "Partai tidak membunuh karakter politiknya jika belum diputus pengadilan. Karena itu, kami sangat prihatin dengan performa anggota DPR yang berasal dari PDIP," ujarnya. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.