INILAH.COM,Jakarta - Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga (Menegpora), Adhyaksa Dault menyatakan bahwa pencapaian hasil di Olimpiade Beijing, China merupakan hasil yang maksimal yang dilakukan oleh atlet putra-putri Indonesia.
"Hasil tersebut sudah maksimal yang diraih atlet kita," katanya usai menghadiri Orientasi Kehidupan Kampus, di Balairung, Universitas Indonesia, Selasa petang.
Ia mengharapkan, ke depannya ada 'grand strategy' jangka panjang untuk kemajuan dunia olah raga di Tanah Air. "Programnya sedang kita buat dengan instansi terkait," katanya.
Sedangkan mengenai hadiah yang diberikan kepada atlet yang berprestasi, Menegpora mengatakan untuk yang peraih medali emas akan diberi bonus sebesar Rp1 miliar.
"Kita sedang memikirkan berapa jumlah yang diberikan kepada peraih medali perak dan perunggu," katanya.
Pembagian bonus tersebut, katanya, akan dilakukan pada Rabu (27/8).
Indonesia berhasil mempertahankan tradisi medali emas cabang bulutangkis, yang sudah berlangsung sejak Olimpiade 1992 Barcelona. Pada Olimpiade di Beijing, pebulutangkis ganda putra Markis Kido dan Hendra Setiawan adalah peraihnya.
Selain emas, Indonesia juga membawa pulang medali perak melalui ganda campuran Nova Widianto/Liliyana Natsir, serta tiga perunggu melalui Maria Kristin Yulianti (bulutangkis tunggal putri) serta Triyatno dan Eko Yuli Irawan (angka besi).
Perolehan medali tersebut membuat Indonesia untuk sementara menempati peringkat 34 dan merupakan kontingen terbaik untuk wilayah Asia Tenggara.[S1/*]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !