INILAH.COM, Jakarta - Lima pewushu Indonesia bertolak ke Beijing, China, mengikuti eksebisi di Olimpiade 2008, Senin (18/8). Keberangkatan pendekar Padepokan Kusuma Wushu Indonesia, dilepas Ketua Bidang Organisasi, Chairul Azmi Hutasuhut.
Kelima pewushu yang diberangkatkan membela Kontingen Merah Putih di Olimpiade Beijing 2008 yakni Susiyana (DKI Jakarta, nomor nanquan), Juliana Kurniawan (Jatim, golok toya) dan Lindswell (Sumut, taijijian), sementara dua lainnya pewushu putra, Gogi Nebulana (DKI Jakarta, pedang tombak) dan Andre Mulianto (Jabar, golok toya). Mereka didampingi Pelatih asal Sumut, Sandri Liong.
Chairul Azmi, pada acara pemberangkatan mengharapkan para pewushu ini bisa memperlihatkan penampilan terbaik guna menjaga citra wushu Indonesia di mata internasional.
Hal ini dinilai penting, karena sejauh ini wushu Indonesia mendapat penilaian positif dari pihak internasional. Ini merupakan buah dari perkembangan dan pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan sekaligus keaktifan mengikuti berbagai ajang internasional.
Positifnya penilaian terhadap wushu "Merah Putih" ini pulalah yang membuat Indonesia pada Desember 2008 mendatang ditunjuk oleh Badan Wushu Dunia IWUF sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Wushu Junior di Bali.
"Walau saingan kalian di Beijing cukup berat, tapi kalian tidak perlu gentar. Karena pewushu Indonesia tidak pernah takut menghadapi siapa pun," tambahnya.
Sementara Pelatih Sandri Liong menjelaskan, wushu yang termasuk cabang olahraga eksebisi di Olimpiade Beijing, akan dipertandingkan mulai 21 hingga 23 Agustus 2008. Indonesia mengirimkan lima pewushu karena kelima atlet inilah yang memang lolos babak kualifikasi pada Kejuaraan Dunia Wushu di Beijing 2007 lalu.
Secara terpisah pewushu Gogi Nebulana yang pada Kejuaraan Dunia tahun lalu meraih medali emas, tidak mau sesumbar saat ditanya soal targetnya. "Pokoknya saya akan berusaha mempertahankan prestasi tahun lalu. Soal hasil, kita lihat saja nanti," ujarnya.
Pewushu asal Sumut Lindswell mengaku siap menghadapi Olimpiade ini. Ia mohon doa restu seluruh masyarakat.
"Saya kini merasa lebih siap bang. Persiapan cukup matang. Seusai SEA Games di Nakhon Ratchasima, saya dikirim ke China menghadapi PON XVII. Dan sesuai PON kami juga Pelatnas di Medan. Moga-moga saja hal ini memberi hasil positif," katanya. [M Gibran/I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !