INILAH.COM, Tokyo - Indeks industri di Jepang sepanjang Juni 2008 turun 0,9% dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan itu akibat merosotnya produksi serta melemahnya belanja di sektor jasa.
Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri, Jepang, menyebutkan aktivitas ekonomi yang luas termasuk lonjakan belanja sektor jasa sebesar 0,4% sepanjang Mei.
Sepanjang Januari-Juni 2008, indeks industri itu juga melorot 1,2% menyusul penurunan 0,5% pada Mei 2008.
Indeks seluruh industri ditambah data dari sektor primer meliputi perikanan, peternakan, kehutanan, pertambangan, dan sektor manufaktur lanjutan sampai data dari sektor tersier.
Pendapatan Tenaga kerja di sektor jasa mencapai lebih dari setengah angkatan kerja Jepang dan belanja dari jasa seperti eceran, makanan, dan travel tidak berubah, begitu juga kepercayaan konsumen.
Indeks sektor tersier Jepang turun 0,8% selama Juni karena rendahnya belanja di wholesaler atau eceran dan sektor transportasi.
Produksi industri anjlok 2,2% selama bulan itu karena produsen otomotif dan chip semikonduktor memangkas produksi untuk menyesuaikan dengan peningkatan cadangan dan melemahnya permintaan.[*/L5]