INILAH.COM, Beijing - Lolos mudah dari semifinal nomor 200 meter, Usain Bolt tinggal selangkah lagi merebut medali emas ganda di nomor sprint. Jika sukses, dia menyamai prestasi Carl Lewis, 24 tahun lalu.
Pada lomba semifinal, Bolt, sprinter Jamaika, tak perlu terlalu bersusah payah meloloskan diri ke final. Dia membukukan waktu 20,09 detik, mendahului juara Olimpiade 1004, Shawn Crawford yang mencatat 20,12 detik.
Ikut pula lolos ke semifinal Wallace Spearmon yang merebut medali perunggu pada Kejuaraan Dunia di Osaka tahun lalu dan peraih perak di Helsinki pada 2005.
Sprinter Churandy Martina dari Antilles Belanda, Walter Dix, peraih medali perunggu nomor 100 meter di belakang Bolt, Brian Dzingai asal Zimbabwe, dan pelari Inggris Christian Malcolm, juga melaju.
Peluang Bolt memenangkan nomor 200 meter terbuka lebar. Pasalnya, catatan waktu terbaiknya adalah 19,67 detik. Jika tak melakukan kesalahan berarti, dia akan memenangkan nomor yang sebelumnya jadi spesialisasinya ini.
Bolt sebelumnya sudah memenangkan medali emas di nomor 100 meter dengan catatan waktu 9,69 detik. Catatan waktunya itu sekaligus sebagai rekor dunia dan Olimpiade.
Jika berhasil memenangkan nomor 200 meter, dia menjadi pelari pertama yang membukukan emas ganda di nomor sprint Olimpiade sejak 1984. Dia mengikuti jejak Lewis yang membukukannya di Olimpiade 1984 di Los Angeles.
Bedanya, saat itu Lewis jadi bintang Olimpiade. Soalnya, selain meraih emas 100 dan 200 meter, dia juga memenangkan nomor lompat jauh dan estafet 4x100 meter. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !