INILAH.COM, Jakarta Kader Partai Golkar tidak boleh bersikap 'SMS', senang melihat orang lain susah atau susah melihat orang lain senang.
"Orang yang seperti itu dilaknat Tuhan. Kita harus terus berpikir membahagiakan orang," ungkap Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla, saat meresmikan gedung kantor baru Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I Provinsi DKI Partai Golkar, Rabu (20/8).
Dicontohkannya, Ketua DPD Golkar DKI, Ade Supriatna, yang harus terus memantau aspirasi publik di Jakarta. "Jika tidak, Pak Ade tidak akan terpilih lagi dalam pemilu nanti," tegasnya.
JK mengimbau agar calon legislatif (caleg) partainya terus melakukan pendekatan dialogis dari rumah ke rumah. "Kalau dulu caleg harus dekat dengan Ketua Umum Partai Golkar, atau minimal pengurus. Sekarang caleg harus mendekati dan membahagiakan masyarakat. Sebab pemilih adalah yang paling dekat," ujarnya disambung tawa hadirin.
Ketua Umum Partai Golkar ini menganalogikan kedekatan dengan basis massa seperti memilih sepatu. "Seperti nomor sepatu, mau ukuran satu atau dua, sama saja, pasti akan dipilih yang terbaik," katanya lagi.
Dikatakan, caleg Partai Golkar tidak boleh menjelekkan kawan-kawan sesama caleg partainya karena itu bisa memicu perang saudara.[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !