Minggu, 27 Mei 2012 | 23:41 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Serba-serbi Olimpiade Beijing 2008
Benarkah Emas Olimpiade Palsu?
Oleh:
web - Kamis, 21 Agustus 2008 | 00:01 WIB
INILAH.COM,Beijing - Pernahkah Anda memperhatikan banyaknya atlet Olimpiade menggigit medali emas yang mereka raih, saat diabadikan gambarnya oleh para fotografer?

Siapakah yang memulai gaya seperti itu? Apa sebenarnya makna dibalik aksi gigit medali emas itu? Apakah kegiatan tersebut tidak hanya untuk konsumsi kamera atau juga memiliki keuntungan psikologis?

Pertanyaan itu telah menggelitik para pengguna internet di China, hingga memicu munculnya banyak spekulasi seputar asal mula aksi tersebut.

Sebuah spekulasi menyatakan, kebiasaan menggigit medali emas mungkin berasal dari metode kuno untuk mengetes nilai emas tersebut dengan menggunakan gigi. Semakin murni kandungan emasnya, semakin lembut koin tersebut.

"Ada terlalu banyak produk jelek yang beredar sekarang ini. Mungkinkah medali emas itu palsu juga? Sebaiknya periksa!" seperti yang tertulis pada masukan dalam suatu forum internet di China.

Peraih medali emas mungkin kecewa. Sebanyak 92,5 persen medali emas sebenarnya terbuat dari perak asli yang disepuh dengan setidaknya enam gram emas sesuai dengan Piagam Olimpiade.

Namun para pengguna situs juga mempunyai teori lain. Salah satu laporan pada www.qianlong.com, situs web berita yang bertempat di Beijing, mengutip seorang 'ahli' tak bernama yang mengatakan tradisi itu adalah pembalikan teori Freud tentang stimulasi oral setelah tekanan selama kompetisi.

Peneliti aliran romantis percaya bahwa sebuah ciuman belum cukup untuk menunjukkan kecintaan pada medali tersebut dan lebih baik dengan gigitan.

"Mereka ingin tahu rasanya. Mereka telah menelan kepahitan yang besar sebelum menerima medali emas itu," tulis Leonardo dalam suatu forum perbincangan.

Hampir semua peraih medali emas, perak dan perunggu diminta untuk menggigit medalinya pada Olimpiade 2008, demikian menurut editor foto Reuters, dan terkadang menghasilkan gambar yang tidak menarik.

"Banyak yang tidak tahu apa yang harus diperbuat dengan medali mereka. Jadi mereka hanya menggosokannya ke bibir dengan cara yang sangat aneh," ujar Natalie Behring, seorang fotografer lepas.[S1/*]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.