INILAH.COM, Jakarta - IHSG masih bisa melanjutkan penguatannya di tengah positifnya market sentimen dengan upside risk yang melekat. Saat ini, market berada pada fase transisi, antara optimisme dan euforia.
Untuk waktu dekat, relatif masih sideways, dan belum terdeteksi untuk mengalami pelemahan yang signifikan (downtrend ), namun tetap berhati-hati, karena secara fundamental, kenaikan yang terjadi terlalu cepat terfaktorkan (priced-in) dalam valuasi.
"Trading range untuk hari ini berkisar di 2.8302.885, sedangkan untuk satu minggu ini di kisaran 2.786 - 2.915," ulas analis pasar modal David Cornelis dalam risetnya kepada INILAH.COM, Minggu (11/4).
Bagi investor jangka panjang, untuk masuk kembali di level ini saat ini, adalah relatif tinggi dan berisiko, karena sudah berada di atas valuasi moderat (ada di antara fase mature ke fase euphoria), sudah di atas level margin of safety bagi long-term investor untuk masuk ke pasar saat ini. Tunggu momentum pelemahan yang wajar atau normal technical correction bukan crash, untuk kembali masuk ke market (positioning, switching, and rebalancing the portfolio).
Untuk tahun 2010 ini, target IHSG secara valuasi fundamental tetap berada di level 3.000-3.200, adapun untuk mencapainya level tersebut harus bertahap, dan perlu fase koreksi dan sideways yang wajar dan normal, dan tidak terdeviasi sangat jauh dari
mean, dan selama Rupiah dan indikator moneter lainnya terkontrol dengan baik, maka tidak ada yang perlu terlalu dikhawatirkan.
Jikalau dalam jangka pendek memaksakan untuk ke 3.000 secara langsung, akan memberi kesan ada peniupan balon secara masif, sehingga dengan begitu maka ada bubble risk, maka dari itu, perlu ada pengempisan balon secara natural, wajar, dan bertahap, dengan cara terkoreksi otomatis secara teknis (dengan bergerak sidelines untuk sementara waktu mengambil nafas, sedikit mengerem, dan mengempiskan balon, tanpa merusak secara sistematis) ketika terjadi kenaikan yang fantastis.
Jadi, masih ada potensi naik yang terbatas (potential upside yang limited dibarengi oleh upside risk), tapi belum juga akan berakhir (apalagi ada indikasi adanya capital inflow lanjutan). Saat ini, market behaviour pada IHSG relatif belum masuk dalam fase euphoria, karena target general valuasi masih ada di level 3.000-3.200 untuk tahun ini. Wall Street juga masih ditutup menguat mendekati level 11.000 (Dow Jones), serta rata-rata akhir pekan lalu mayoritas market ditutup menguat.
"IHSG masih berpotensi untuk mencetak new all time high", ramalnya. [san/cms]