INILAH.COM, Jakarta - "Kalau Presidennya sudah berkeringat begini, berarti serius ini," begitu kelakar Presiden SBY saat berpidato pada 15 Agustus 2008 di hadapan anggota DPR. Kini di hadapan anggota DPD, SBY kembali melontarkan kelakar soal berkeringat jilid II.
"Maaf saya berkeringat," kata SBY yang mengenakan batik biru di sela-sela pidato kenegaraan sambil menyeka keringat di wajahnya di Gedung DPD, Jakarta, Jumat (22/8).
Mendengar itu, para hadirin pun tersenyum lebar. Sementara wajah SBY yang baru saja mendapat cucu dari Agus Harymurti-Annisa Pohan ini tampak sumringah meski berkeringat.
"Kalau berkeringat itu ada dua sebab. Yang pertama karena panas karena penghematan energi, dan yang kedua karena semangat menjalankan tugas," seloroh SBY.
Hadirin yang tampil meriah karena mengenakan batik dan busana dari berbagai daerah pun tertawa dan memberi tepuk tangan meriah untuk SBY. Intermezo ringan itu berlangsung singkat. SBY kembali melanjutkan pidatonya tentang pembangunan daerah dalam RAPBN 2008.[L3]