Sabtu, 26 Mei 2012 | 10:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Siswa Miskin Tak Serap Dana Pendidikan
Oleh: Reni Herawati
web - Jumat, 22 Agustus 2008 | 17:59 WIB
Siswa dari keluarga miskin dipastikan tidak dapat mengakses pendidikan secara layak. Pasalnya, anggaran pendidikan sesuai alokasi RAPBN 2009 hanya mencapai Rp 17 triliun.

Kordinator Gerakan Anti Kemiskinan Rakyat Indonesia (GAPRI), Abdul Ghafur, menyebutkan nominal anggaran pendidikan yang diterima setiap rumah tangga miskin hanya Rp 103,5 ribu per tahun atau Rp 8.622 per bulan. "Angka itu mengacu pada jumlah penduduk miskin di 2008 sebesar 34,96 juta," tukas Abdul Gafur, dalam diskusi mengenai nota keuangan RAPBN 2009, Jumat (22/8), di Jakarta.

Sementara anggaran yang diberikan dalam bentuk beasiswa bagi pendidikan siswa miskin hanya Rp 3,6 triliun.

Padahal alokasi anggaran terbesar di sektor pendidikan itu merupakan program Pemantapan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar yang Berkualitas. Khususnya bagi daerah yang pendidikannya tertinggal.

"Dengan dana itu,bagaimana mungkin orang miskin bisa mengakses pendidikan yang saat ini terbilang mahal," tegasnya.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.