INILAH.COM, Jakarta- Perubahan sistem operasi versi keempat berarti aplikasi yang menggunakan software Flash milik Adobe yang akan dirilis pekan depan tidak dapat digunakan untuk iPhone.
Beberapa pekerja dari Adobe menjadi geram. Lee Brimelow, pencipta platform untuk Adobe menulis dalam blog miliknya, Sesuka dirimu saja, Apple.
John Dowdell, pengembang Adobe, menulis di Twitter, Saya tahu beberapa orang baik bekerja di Apple. Jika kalian mencari perusahaan yang lebih etis, Adobe akan menyewa.
John Gruber, penulis blog Daring Fireball yang merupakan bacaan wajib bagi pengamat Apple menjelaskan: Bayangkan sebuah dunia di mana perangkat cross-platform beberapa perusahaan terbukti sangat populer. Kemudian Apple merilis fitur baru untuk sistem operasi iPhone, dan perangkat perusahaan lain dinilai lambat untuk mengadopsi mereka.Di titik ini, perusahaan lain dapat mengambil alih ketika aplikasi third-party dapat digunakan untuk fitur ini.
Dari sudut pandang Apple, mengubah iPhone Developer Program License Agreement untuk mencegah penggunaan seperti Flash CS5 dan MonoTouch untuk membuat aplikasi iPhone menjadi semputna. Saya tidak berargumen bahwa ini menjadi kompetisi yang kejam apalagi keuntungan hanya dilihat dari perspektif Apple. Saya berpendapat untuk menjadikan hal ini masuk akal dari sudut pandang Apple-dan ini adalah hak Apple untuk membuat keputusan.
Namun, pengembang berisiko terkena masalah tambahan dari perselisihan ini dan mereka juga sama tidak bahagianya.
Greg Slepak, pengembang Mac telah mengeluh pada CEO Apple Steve Jobs. Jobs membalas, Kita telah berada di masa seperti ini sebelumnya, dan lapisan antara platform dan pengembang akhirnya menghasilkan sub-standar aplikasi dan menghalangi perkembangan dari platform.
Adobe telah bermusuhan dengan Apple setelah munculnya penolakan terulang agar mendukung Flash di Safari pada iPhone maupun iPad. Jobs mengatakan kepada para pekerjanya bahwa Flash mirip kereta kuda beroda empat untuk mendukung Apple.
Sebagai pengembangan utama komputasi terutama dalam ranah mobile, Apple semakin keras dengan pesaingnya. Pertempuran dengan Adobe ini adalah sekian banyak masalah dari Apple.
Pertarungan paling dahsyat adalah dengan Google. Dalam sesi dengan pekerja, Jobs berkata pada pekerjanya dan mengkritik Adbe.Kita tidak akan masuk ke bisnis pencarian. Google masuk ke dalam bisnis ponsel. Tidak ada kesalahan bahwa mereka akan membunuh iPhone. Kita tidak akan membiarkan ini terjadi.
Software iPhone 4,0 mengubah satu tombolnya di Safari dari Google menjadi hanya Search. Ini bisa jadi menjadi salah satu simbol atau pertanda bahwa adanya rencana mengganti Google sebagai mesin pencari iPhone dengan kompetitor, kemungkinan Microsoft.
Apple juga sedang bertempur dengan saingan operator mobile seperti Palm dan Nokia. Salah satu fitu Palm yang dipuji adalah kompatibilitas dengan iTunes, pemutar musik milik Apple. Apple kemudian meng-update iTunes untuk mencegah sinkronisasi.
Di oktober tahun lalu, Nokia mengajukan tuntutan hukum terhadap Apple atas pelanggaran paten. Dua bulan kemudian, Apple mengajukan sebuah tuntutan balasan dengan menuduh Nokia atas pelanggaran paten tersebut. Kepala pengacara Apple, Bruce Sewell berkata, "Perusahaan lain harus bersaing dengan kami dengan menciptakan teknologi mereka sendiri, bukan hanya dengan mencuri milik kita".[ito]