INILAH.COM, Medan - Program revitalisasi perkebunan baru tercapai 36% atau setara 160 ribu hektare dari target 450 ribu ha areal perkebunan. Revitalisasi terbesar adalah di sektor perkebunan kelapa sawit yakni 150 ribu ha.
"Hambatan dalam program revitalisasi yakni masalah sertifikasi lahan. Padahal, pemerintah sudah memasukkan sertifikasi ke dalam komponen kredit revitalisasi," kata Direktur Jenderal Perkebunan Departemen Pertanian, Ahmad Manggabarani, di Medan, Mingfu (24/8).
Meski belum 50% tercapai, pemerintah tetap optimistis target revitalisasi 450 ribu ha perkebunan akan tercapai. Optimisme itu mengacu pada tingginya usulan pelaksanaan program itu di sejumlah daerah.
"Termasuk usulan penyediaan benih unggul jenis sawit, karet, dan kakao," pungkasnya.[*/L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !