INILAH.COM, Jakarta - PT Holcim Indonesia (SMCB) kini makin giat menyalurkan semen untuk proyek pembangunan pengeboran minyak, yang tentu akan semakin menambah pundi-pundinya.
Perseroan bahkan menargetkan meraup pendapatan US$ 60 juta - US$ 70 juta dari penjualan semen khusus pengeboran minyak sampai akhir tahun ini.
SMCB mengatakan perseroan berupaya menjual 50.000 ton hingga akhir tahun dengan harga antara US$ 120 dan US$ 140 per ton.
Selain itu, perseroan juga dikabarkan akan melakukan finalisasi pinjaman dari sebagian nilai pembangunan pabrik Tuban senilai US$ 525 juta - US$ 600 juta atau setara dengan Rp 4,77 triliun - Rp 5,46 triliun dengan International Finance Corporation (IFC) pada kuartal keempat tahun ini.
Sementara biaya pembangunan pabrik itu membengkak 25% hingga 42% dari semula hanya US$ 420 juta atau setara Rp 3,82 triliun.
Tetapi prospek kinerja keuangan perseroan amat cerah sehingga Trimegah Securities merekomendasikan untuk membeli saham SMCB dengan target harga Rp 1.560 per lembar.[L2]