INILAH.COM, Jakarta - Angka penyaluran kredit Perum Pegadaian menjelang puasa diperkirakan melonjak 20%.
"Pegadaian siap memenuhi kebutuhan dana untuk masyarakat yang diperoleh dari internal maupun pihak perbankan sehingga permintaan kredit itu dapat dipenuhi," kata Kepala Humas Pegadaian, Irianto, Selasa (26/8), di Jakarta.
Kenaikan angka permintaan kredit itu diperkirakan karena masyarakat ingin membuka usaha temporer sepanjang bulan puasa. "Kami optimistis dana yang disiapkan itu dapat memenuhi kredit masyarakat berapa pun besarnya permintaan itu," ucapnya.
Sepanjang Januari - Juni 2008, Pegadaian telah menyalurkan kredit Rp 15,18 triliun dari target yang ditetapkan sebesar Rp 26 triliun. Sementara penyaluran kredit periode Juli - Agustus diperkirakan naik masing-masing sebesar Rp 2,5 triliun. "Kami optimistis target kredit sebesar Rp 26 triliun akan terlampaui," ujarnya.
Keberhasilan penyaluran jumlah kredit tersebut akan berkontribusi pada laba bersih sebesar Rp 500 miliar di semester kedua 2008. Sedangkan pada semester pertama perseroan mencatatkan laba bersih Rp 349 miliar.
Jenis barang yang dijadikan jaminan di Perum Pegadaian didominasi oleh emas yakni 80%. Sedangkan selebihnya berupa peralatan elektronik serta kendaraan bermotor.
Adapun daerah yang paling banyak menggadaikan emasnya adalah di Jakarta, Medan, Surabaya, dan Padang.[L5]