INILAH.COM, London - Tidak semua tim Liga Premier mengabaikan Piala Carling. Chelsea misalnya, tetap menargetkan Piala Carling sebagai salah satu trofi yang diincar pelatih Luiz Felipe Scolari. Musim lalu, The Blues hanya menjadi runner up setelah di final ditaklukkan Tottenham Hotspur.
Tak hanya Chelsea, klub-klub papan tengah Liga Premier juga siap fight. Ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk meraih trofi saat klub-klub elit memilih menurunkan pemain lapis kedua. Apalagi, juara Piala Carling mendapat tiket ke Eropa dengan berlaga di Piala UEFA.
Tengok saja Wigan Athletic yang berambisi meraih sukses di turnamen itu. Alasannya, sulit bagi Wigan untuk bersaing di Liga Premier. Karena itu, pelatih Steve Bruce membidik trofi tersebut. Wigan mengawali pertarungan di Piala Carling dengan menghadapi Nottingham County, Selasa (26/8) malam ini.
"Era dimana klub-klub kecil masih bisa bersaing memperebutkan titel Liga sudah berakhir. Itu sulit terjadi lagi karena perbedaannya sudah sangat jauh," kata Bruce.
Target juara juga dibidik Middlesbrough yang menghadapi Yeovil. Pelatih Gareth Southgate pernah sukses membawa Boro menjadi juara pada 2004. Kini, ia ingin melakukannya lagi.
"Kami mungkin tak bisa memenangi Liga Premier, tapi kami punya peluang di Piala Carling. Kami berambisi menjuarainya," tandas Southgate.
Pertarungan seru juga digelar pada Rabu (27/8) saat Blackburn Rovers menjamu Grimsby. Striker Roque Santa Cruz yang baru saja memperbarui kontraknya optimistis meloloskan Blackburn ke babak berikutnya.[Gonang Susatyo]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !