INILAH.COM, London - Bagaimana jika Arsenal gagal lolos ke penyisihan grup Liga Champions? "Itu kriminal," kata pelatih Arsene Wenger.
Arsenal berhasil melewati ujian pertama dari FC Twente, pasukan Steve McClaren pada pertemuan pertama, dua pekan lalu di Arnhem. Saat itu, gol William Gallas dan Emmanuel Adebayor membuat posisi Arsenal dalam keadaan menguntungkan.
Tapi, pelatih Aesenal, Arsene Wenger, menegaskan mereka masih harus bekerja keras untuk memastikan posisi klub di ajang bergengsi itu. Kalau tidak, keuntungan 20 juta pound dari ajang Liga Champions yang sudah di depan mata, bisa lenyap begitu saja.
"Bahaya kalau kami sudah puas. Pertaruhannya masih besar. Jadi, sebuah tindakan kriminal jika kami tidak fokus," ujar Wenger.
Menurutnya, apapun masih mungkin terjadi pada duel kali ini. Pasalnya, di pertemuan pertama, kendati menang, Arsenal meraihnya dengan perjuangan berat.
Karena itu, dia meminta pemainnya untuk tidak memandang enteng FC Twente. Mereka harus tetap tampil dengan sikap mental yang positif dan berusaha memenangkannya.
Arsenal sendiri tampil tak mengesankan saat dikalahkan tuan rumah Fulham 0-1, akhir pekan lalu. Kendati Wenger memperhitungkan pasukannya yang dipenuhi pemain muda bisa mengatasinya, dia percaya kebangkitan itu takkan terjadi secepat kilat.
"Kami tak bagus pada Sabtu itu. Kami kalah dalam pertandingan. Begitulah," tuturnya. [I4]