INILAH.COM, Jakarta - Pihak Dhani merasa keberatan dengan penyitaan yang dilakukan siang ini atas beberapa rumah dan studio di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Menurut kuasa hukum Dhani, Delta Rahmanto dan Teguh Sri Raharjo, studio yang disita sudah atas nama Doel. Dibuat Dhani sebelum pergi ke Australia beberapa minggu lalu. Sementara rumah sudah atas nama El.
Tentang tanah di Sentul, sejauh ini, masih belum kelar proses ganti rugi dengan masyarakat setempat.
Penyitaan yang baru pertama kali ini dilakukan, tidak dihadiri Maia Estianty dan kuasa hukumnya, Sheila Shalomo, SH.
Sebelum penyitaan dilakukan, pagi tadi (28/8), Dhani sempat bilang, "Ini hanya Sita biasa, bukan jaminan. Jadi biasa saja." Setelah itu Dhani pergi dan tidak kembali saat penyitaan berlangsung.
Kabarnya Dhani langsung terbang ke Pakalongan, karena ada jadwal manggung di sana. Namun, Dhani sempat mengomentari penyitaan ini sebelum pergi.
"Kurang meriah. Ini tidak masuk akal. Ini cuma ketakutan Maia karena harta ini akan dikasihkan ke wanita yang lebih muda dan cantik dari Maia," kata Dhani dengan enteng.
"Pastinya semua ini milik Al, El dan Dul. Sita Marital tidak cacat hukum. Yang cacat hanya sebab musababnya," sambung Dhani.
Di studio DHani sendiri banyak di pasang papan dengan banyak tulisan. Di antaranya bertuliskan: STOP KEMUNAFIKAN, RUMAH INI MILIK ABDUL QADIR JAELANI, TIDAK ADA SATU IBLIS PUN BOLEH MERAMPAS!! Dan lain-lain.
Tentang tulisan tersebut, Dhani bilang, "Semuanya cuma penegasan, rumah dan studio ini milik AL, EL dan Dul."