Kamis, 17 Mei 2012 | 08:59 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Eropa Obok-obok Harga CPO
Headline
Siswono Yudhohusodo - inilah.com
Oleh: Reni Herawati
web - Kamis, 28 Agustus 2008 | 19:59 WIB
Ketua Dewan Pembina Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Siswono Yudhohusodo, menuding tren penurunan harga minyak sawit mentah (crude palm oil) asal Indonesia dan Malaysia, akibat intervensi dari negara-negara di Eropa.

Padahal Indonesia dan Malaysia bisa membentuk kartel untuk menentukan harga CPO. Pasalnya, jumlah suplai CPO Indonesia dan Malaysia ke negara lain lebih dari 85%.

"Sebenarnya dengan kerjasama (kartel) kita bisa mengatur harga. Tapi susah, karena kita bisa diadu Eropa. Kita lebih murah kalau Malaysia juga menurunkan harganya. Tapi itu bodoh," kata Siswono, saat 'Seminar bertajuk Overcoming The Global Food Crisis', Kamis (28/8), di Jakarta.

Meski Indonesia menolak ajakan Malaysia untuk menerapkan kartel, setidaknya kedua negara bisa menentukan harga CPO. Hal ini akan menguntungkan produsen CPO kedua negara.

"Kalau di negara-negara barat, dengan menguasai 40% saja sudah berani kartel. Seperti dalam penjualan produksi minyak bumi," ujarnya.[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.