INILAH.COM, Jakarta - Ketika penyitaan atas rumah dan studio Dhani, anak-anak Dhani dan Maia terlihat sedih. Maia menyalahkan Dhani karena tidak pernah menjelaskan kepada Al, El dan Dul. Kepada INILAH.COM Maia curhat.
Maia menyesalkan kesedihan yang dialami anak-anaknya saat penyitaan tadi. "Seharusnya itu tidak terjadi kalau ayahnya memberikan pengertian yang benar. Pasti mereka bisa mengerti dan tidak akan sedih," kata Maia.
"Penyitaan ini bukan diambil negara. "Tapi diamankan untuk kepentingan masa depan anak-anak. Seandainya saya diajak kompromi untuk menjelaskan kepada anak-anak, pasti ini tidak akan terjadi," ujar Maia.
Begitu juga dengan keluarnya anak-anak dari sekolah dan mengikuti program home schooling. "Bukan karena kemauan saya dan anak-anak. Melainkan kemauan Mas Dhani," ungkap Maia buka rahasia.
"Jujur, sampai saat ini saya belum bertemu anak-anak. Kemarin pas lihat ke sana, anak-anak tidak ada, baik di lantai 1 dan 2. Kata orang yang bisa saya percaya, anak-anak diumpetin di lantai 3," ujar Maia. "Kebetulan juga pintu ke lantai 3 digembok. Nggak biasanya seperti itu. Tapi mau gimana?" sambung Maia.
"Sekadar memohon, saya berharap mas Dhani bisa bijaksana. Sehingga tidak memberikan kekerasan secara psikis kepada anak-anak," Maia berharap.
Terakhir, tentang tulisan bernada keras yang digantungkan Dhani di sekeliling rumahnya, Maia berkomentar, "Tanyakan saja sama yang menulis dan membuatnya."[L7]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !