Jumat, 25 Mei 2012 | 16:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
MUI: Stop Kampanye Saat Ramadhan
Oleh: Windi Widia Ningsih
web - Jumat, 29 Agustus 2008 | 16:44 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bulan Ramadhan 1429 H yang bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2009 diminta tidak dimanfaatkan para politisi untuk menggelar kampanye terselubung.

"Jangan memanfaatkan solat tarawih, tadarus dan buka bersama sebagai ajang kampanye. Jadi saya harap itu murni untuk ibadah," kata Sekretaris Umum Majelis Ulama (MUI) Ichwan Syam, di Jakarta, Jumat (29/8).

Ichwan berharap, bulan suci Ramadhan dapat dijadikan sebagai bulan muhasabah atau instrospeksi oleh semua pihak. "Maka diharapkan para elit politik menjaga kemuliaan bulan Ramadhan dengan menghindari kegiatan kampanye yang diwarnai oleh sikap, penampilan, ucapan dan perbuatan yang tidak terpuji," imbuhnya.

"Jadi para elit politik harus tahan diri selama bulan Ramadhan," pungkasnya.

Sebelumnya MUI juga mengungkapkan jika selama bulan Ramadhan, MUI juga membentuk tim pemantau siaran televisi. MUI meminta lembaga-lembaga penyiaran tidak menampilkan tayangan-tayangan dewasa saat pukul 22.00-03.00 WIB.[L6]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.