inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PDIP: Pemerintah Efektif Didukung Parlemen

Oleh: Samsul Maarif
Jumat, 29 Agustus 2008 | 22:54 WIB
INILAH.COM, Jakarta Sistem pemerintahan dan proses demokrasi merupakan dua sejoli yang tidak dipisahkan. Sehingga untuk menuju pemerintahan yang efektif haruslah mendapat dukungan yang optimal dari parlemen. Sedangkan demokrasi tidak akan bisa berjalan dengan baik jika pemerintahannya tidak efektif.

Menurut Ketua DPP PDIP Sutradara Gintings, perkembangan demokrasi Indonesia belum bisa memenuhi aspirasi dan kebutuhan masyarakat. "Sehingga banyak kekurangan pemerintah yang bisa dijadikan bahan kritikan berbagai kalangan," katanya, di gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/8).

Pemerintahan yang efektif, lanjutnya, haruslah mempunyai dukungan yang berkualitas dari parlemen. Namun, juga tidak bisa lepas dari dukungan kepala daerah dan kemampuan menggerakkan birokrasi nasional. Tapi tentunya juga harus bisa kerjasama, baik politik ataupun koalisi," jelas Gintings

Efektifitas pemerintahan, kata Gintings, tak dapat dimungkinkan jika pemerintah menjadi penguasa sendir tanpa mengajak pihak lain bekerjasama. Dalam hal ini, menurutnya PDI-P bisa saja berkoalisi dengan partai mana saja, namun hal itu tergantung dari konsep koalisi yang diusung. [R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.