INILAH.COM, Jakarta - Koalisi pemerintahan sebaiknya tidak dilakukan oleh banyak partai politik. Sebab, hal ini justru akan berpengaruh terhadap kepentingan masing-masig parpol.
"Tidak menjadikan penting siapa presiden nantinya, asal jelas kontrak politik dan cakupannya," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Qodari. menjelaskan, koalisi pemerintahan sebaiknya tidak dilakukan oleh banyak partai. Tidak menjadikan penting siapa presiden nantinya asal jelas kontrak politik dan cakupannya.
Namun jika PDIP dan Golkar akan berkoalisi, kata Qodari, platform-nya harus dipertegas. Sebab kedua partai tersebut menginginkan calonnya masing-masing bisa menduduki kursi RI-1.
Seperti diketahui, PDIP mengaku sangat serius menjajaki koalisi dengan sejumlah parpol menjelang Pemilu 2009. Bahkan, wacana koalisi itu bukan hanya dengan Partai Golkar, tapi juga dengan partai-partai Islam.
PDIP sejak jauh-jauh hari telah mengumukan Megawati Soekarnoputri sebagai capres. Sementara Golkar masih menunggu 11 April atau setelah Pemilu Legislatif digelar. [R2]