INILAH.COM, Madrid - Real Madrid marah. Mereka tersinggung dengan ulah Chelsea yang menjual kostum memakai nama Robinho lewat situs resmi mereka sebelum pembelian pemain Brasil itu dituntaskan.
Ulah Chelsea itu menjadi salah satu pengganjal tuntasnya kisah transfer Robinho ke Stamford Bridge. Kecuali aksi tak pantas itu, Chelsea juga belum memenuhi valuasi Real Madrid terhadap Robinho.
Akibatnya, Ketua Eksekutif Chelsea, Peter Kenyon, terpaksa bertahan di Madrid. Dia mendapat tugas merebut Robinho dari Los Merengues sebelum jendela transfer ditutup pada Minggu (31/8).
Chelsea sejauh ini belum mau menaikkan tawarannya dari 25,8 juta pound. Real Madrid takkan melepas seharga itu, kecuali jika Robinho mengorbankan bagian dari transfer yang jadi haknya. Dengan begitu pula, Real Madrid memerintahkan Robinho menjalani latihan menjelang laga awal La Liga di kandang Deportivo La Coruna.
Real Madrid sudah mematok banderol Robinho sebesar 32,2 juta pound. Artinya, jika mau mulus, Kenyon harus membawa tambahan dana sebesar 6,4 juta pound lagi. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !