INILAH.COM, London - Pelatih Chelsea, Luiz Felipe Scolari, optimistis pasukannya masih bisa meraih gelar juara Liga Primer tanpa kehadiran Robinho.
Peluang Chelsea menggaet Robinho kembali melemah. Negosasi dengan Real Madrid untuk mendapatkan striker tim nasional Brasil itu, Jumat (29/8) malam, menemui kebuntuan.
Real Madrid berang karena Chelsea telah mulai menjual kostum dengan nama Robinho. Mereka pun mendengar pernyataan Ketua Eksekutif Chelsea, Peter Kenyon, yang menyatakan pemain tersebut akan segera menandatangani kontrak di Stamford Bridge.
Presiden Real Madrid, Ramon Calderon kaget dengan arogansi Kenyon itu. Dia bahkan menegaskan tak jadi melepas Robinho dengan harga 28,4 juta pound.
"Robinho bertahan di Madrid. Tak bisa ditawar-tawar lagi. Normal saja pemain mengatakan dia ingin pindah. Dalam hal Robinho, saya menerimanya. Tapi kelihatan buat saya itu sebuah kesalahan. Masalahnya ada di dia," ujar Calderon.
Chelsea sendiri masih menyimpan harapan. Mereka bahkan siap mengajukan tawaran sebesar 31 juta pound untuk menggaet pemain berusia 24 tahun itu sebelum jendela transfer ditutup pada Senin (1/9).