inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Sarah Palin, Politisi 'Hot' AS

Headline
Sarah Palin - ist
Oleh: Aisha Keyla Mazzetti
Minggu, 31 Agustus 2008 | 21:01 WIB
INILAH.COM, Dayton Bukan Hillary Rodham Clinton, melainkan Sarah Palin yang mencatat sejarah. Dia jadi wanita pertama yang maju sebagai calon wakil presiden AS. Kontroversi mewarnai perjalanan hidupnya. Siapa sebenarnya Sarah Palin?
Pukul 16.00 waktu setempat. Sally Heath baru sampai di rumahnya, di Wasilla, Alaska. Baru saja dia menemani Chuck Heath, suaminya, berburu. Telepon di rumahnya berdering. Dari seberang, muncul suara Todd, lelaki berdarah Yup'ik Eskimo. Todd minta Sally segera mendengarkan radio.
Setengah tertidur, pensiunan sekretaris di sebuah sekolahan itu berujar, "Sayang, semuanya baik-baik saja kan? Sarah baik?"
Sally menyalakan televisi. Memilih saluran CNN. Dia melihat John McCain hendak mengumumkan calon pendampingnya pada Pemilu AS 2008. Tak banyak bayangan yang ada di benaknya.
Teleponnya berbunyi lagi. Kali ini suara Sarah Palin, putrinya, yang terdengar. "Mama, lagi istirahat? Mama, jangan kaget. McCain akan mengumumkan saya sebagai calon wakil presidennya," bunyi suara Sarah Palin dari seberang telepon.
Sally langsung gemetaran. Dia tak berkata apa-apa. "Mama baik-baik saja? Please, Mama dan Papa OK?" terdengar lagi suara Sarah Palin.
Sally kaget. Pendukung Partai Republik kaget. Masyarakat AS kaget. Dunia pun kaget. Sarah Palin, Gubernur Alaska, ditunjuk McCain sebagai kandidat wakil presiden Partai Republik. Bahkan para pembantunya menduga dia masih berada di rumahnya di Alaska saat McCain mengumumkan pendampingnya itu.
Pilihan McCain dan Partai Republik memang mengagetkan. Palin tak berpengalaman di panggung politik. Baru dua tahun dia menjadi Gubernur Alaska. Sebelumnya, dia hanya walikota di Wasilla.
Tapi, McCain tentu tak begitu saja memilih Palin. Dia diharapkan bisa menarik suara dari kalangan pemilih independen, terutama dari kalangan perempuan. Bahwa McCain menunjuk Palin, tak lama setelah Barack Obama, rivalnya dari Partai Demokrat mengabaikan Hillary Clinton dan memilih Joe Bidden, menguatkan alasan itu. Selain itu, usianya yang 44 tahun, tiga tahun lebih muda dari Obama, diharapkan pula menarik pemilih kalangan usia muda.
Palin memang baru dua tahun menduduki Gubernur Alaska. Tapi, dia kenyang pengalaman hidup. Sally sendiri hanya seorang sekretaris sekolah. Chuck, ayah Palin, cuma seorang guru.
Sejak remaja, Palin sudah berjuang. Kadang, dia ikut menemani ayahnya berburu. Dia bisa menggunakan senjata. Atau, kadang memancing. Kalaupun dia ikut kontes kecantikan di Alaska, bukan untuk popularitas belaka. Dia memburu hadiah uang untuk menggapai impiannya.
"Sarah ingin jadi wartawan. Dia ingin masuk universitas, tapi sadar budget keluarganya tipis. Jadi, dia ikut kontes kecantikan karena diiming-imingi uang," ujar Sally.
Sarah ikut kontes kecantikan Miss Wasilla 1984 dan menang. Dia mengenakan pakaian Crimplene berwarna merah yang dia jahit sendiri. Tak lama berselang, dia ikut pemilihan Miss Alaska dan jadi runner-up. Untuk itu, dia mendapat beasiswa 5 ribu pound untuk masuk Universitas Idaho. Di sana dia mengambil studi jurnalistik. Tapi, dari kontes itu pula, dia terpaksa mengenakan pakaian seksi. Foto-foto seksi yang cenderung vulgar itulah yang belakangan beredar.
Kesederhanaan dan karakter pekerja keras itu pula yang dia tunjukkan saat menikahi Todd Palin, pacarnya sejak SMU, pada 29 Agustus 1988. "Mereka tak punya uang untuk melangsungkan pesta perkawinan besar-besaran," kenang Sally.
Todd karakter yang sama berwarnanya seperti istrinya. Dia bekerja di lapangan minyak Alaska. Dia memiliki darah Yup'ik Eskimo. Dia jagoan balapan mobil salju. Empat kali dia memenangkan balapan mobil salju 'Iron Dog Race' berjarak 2.000 mil.
Dari perkawinan itu, mereka punya tiga putri; Bristol, 17, Willow, 13, dan Piper, 7. Mereka punya dua putra; Track, 19, dan Trix Paxson Van Palin, 4 bulan. Track kini masuk militer dan dijadwalkan akan bertugas di Irak mulai 11 September nanti.
Uniknya, sebelum diumumkan McCain jadi calon wakil presiden, Palin lagi-lagi menerima tawaran menjadi model untuk majalah Vogue. Kali ini, meski tetap menunjukkan pesona kecantikannya, Palin tampil dengan kostum yang tak 'menyilaukan mata'. Toh, tetap saja dia tetap layak dinobatkan sebagai politisi terpanas di AS saat ini. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.