INILAH.COM, Monroe Sarah Louise Heath Palin lebih menyerupai selebritis ketimbang calon wakil presiden. Beragam gosip melandanya. Putrinya yang hamir di luar nikah pun dipersoalkan. Barrack Obama meminta kampanye kotor itu ditinggalkan.
Sarah Palin terpaksa membuat pernyataan resmi. Senin (1/9), dia merilisnya. Dia mengakui, Bristol, putrinya yang masih berusia 17 tahun, sedang hamil lima bulan. Bristol yang masih menempuh pendidikan itu, akan mempertahankan bayinya dan segera menikahi pacarnya.
"Putri kami yang antik, Bristol, datang ke kami dengan berita itu. Sebagai orang tua, kami tahu dia tumbuh lebih cepat dari yang kami rencanakan. Karena Bristol bertanggung jawab, dia tahu dirinya mendapat dukungan dan cinta penuh dari kami," tutur Sarah Palin.
Sejak Jumat (29/8), wanita berusia 44 tahun ini memang menjadi bintang panggung politik AS. John McCain, kandidat presiden Partai Republik memilih Sarah Palin sebagai wakilnya pada Pemilu, November nanti. Begitu diumumkan, Sarah Palin langsung menuai kontroversi.
Kecuali kemampuan politiknya yang masih minim, Gubernur Alaska ini juga menghadapi banyak persoalan di seputar kehidupan pribadinya. Beragam gosip melingkupi kehidupannya. Sarah Palin lebih layak jadi selebritas Hollywood ketimbang calon wakil presiden.
Baru sehari resmi jadi calon wakil presiden Partai Republik, foto-foto seksi Sarah Palin beredar di internet dan blog. Foto-foto itu, termasuk penampilan seksi Palin saat mengikuti kontes Miss Wasilla atau Miss Alaska pada 1984. Ada juga, foto-foto yang dimuat di majalah Vogue.
Sehari kemudian, sebuah kampanye kotor kembali menghampiri Sarah Palin. Ada yang menyebut, dia sebenarnya adalah nenek dari Trig, anak lelaki berusia 4 bulan yang terkena sindrom Down. Lalu, siapa ibu Trig yang sebenarnya? Tanpa memberikan bukti kuat, disebutlah Bristol Palin, putrinya yang baru 17 tahun itu.
Tuduhan itu sebenarnya sama sekali bukan tanpa dasar. Sebuah foto yang diambil saat usia kehamilannya tujuh bulan, memperlihatkan Sarah Palin masih tetap kurus. Dan, tiga hari setelah kelahiran Trig, Sarah langsung kembali bekerja.
Adapun pernyataan resmi Sarah Palin bahwa Bristol hamil lima bulan, di satu sisi bisa meredam gosip tentang Trig. Jika betul Trig anaknya Bristol yang lahir Mei lalu, bagaimana mungkin wanita berusia 17 tahun itu kini hamil lima bulan.
Tetapi, secara politis, pernyataan Sarah Palin juga bisa meruntuhkan citranya sebagai calon wakil presiden. Setidaknya, di kalangan konservatif, kini muncul tuduhan bahwa Sarah Palin tak bisa menasihati anaknya untuk menjaga nilai-nilai keluarga dengan tepat.
Lebih dari itu, pengakuan ini juga akan mengurangi minat pemilih dari kalangan Kristen Evangelis yang kebanyakan di antara mereka menentang seks sebelum menikah. Apapun, Sarah Palin juga memanfaatkan situasi itu untuk menunjukkan keteguhannya melawan aborsi.
"Kami minta media, hargai kehidupan pribadi putri kami dan Levy seperti selama ini yang jadi tradisi di kalangan putra-putri para kandidat," kata Sarah Palin.
Jika media belum memberi jawaban, Barack Obama langsung menyambarnya. Dia mengecam kampanye yang melibatkan rumor tentang anak-anak para kandidat, termasuk yang dialami Sarah Palin saat ini. Dia menyatakan akan menentang petugas kampanye yang merusak aturan yang berlaku.
"Saya pernah mengatakan dan akan saya ulangi lagi: keluarga itu tanpa batas. Dan anak-anak, khususnya, juga tanpa batas. Ini bukan bagian politik kita. Tak ada relevansinya dengan performa Palin sebagai gubernur atau potensinya sebagai wakil presiden. Jadi, enyahkanlah kisah ini. Ibu saya juga melahirkan saya ketika dia berusia 18 tahun. Jadi, ini bukan topik politik kita," katanya.
Tapi, bukankah tidak mungkin jika kampanye kotor itu justru dilakukan pendukungnya lewat sejumlah blog? "Saya tersinggung dengan pernyataan ini. Tak ada bukti bahwa ini melibatkan kami. Orang-orang kami tak melakukan hal seperti ini dan takkan pernah," katanya. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !