INILAH.COM, Jakarta - Saat hari pertama teraweh pada Minggu (31/8) malam lalu, pertikaian Maia dan Ahmad Dhani kembali memanas. Terjadi pemukulan di depan rumah Dhani di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Malam itu, sebagai ibu, Maia datang menemui anak-anaknya setelah sebulan tak bertemu. Namun, kebahagian itu tercoreng karena terjadinya pemukulan terhadap Pipit, manajer Maia oleh Apok, pembantu Dhani. Yang paling disesalkan tragedi itu terjadi di depan anak-anak mereka.
Sebelum pemukulan, sempat terjadi ribut mulut antara Dhani dengan Maia. Dengan kata-kata kasar Dhani mengusir rombongan Maia. Ia mengusir rombongan Maia karena dianggap waktu untuk bertemu anak-anaknya sudah habis.
Padahal hak perwalian atas anak belum diputuskan, namun Dhani sangat membatasi pertemuan Maia dengan anak-anaknya. Maia berusaha menahan diri, karena ia tidak mau terjadi keributan di depan anak-anaknya. Maia menahan rombongannya untuk keluar rumah. "Karena itu rumahku juga," jelas Maia.
Namun hal itu makin membuat Dhani berang. Ia memaki-maki Maia dengan kata-kata kasar. "Tapi aku tetap tahan diri, karena ada anak-anak. Aku tidak mau ribut di depan anak-anak," ujar Maia.
Tapi Dhani malah terus mengumpat Maia dan Pipit. Ia meminta Maia dan rombongan diusir. Apok dan satpam langsung mengusir sampai terjadi pemukulan terhadap Pipit. Akibat pemukulan itu, Pipit dirawat di rumah sakit.[L7]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !