inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Menkeu: Neraca Perdagangan Tak Rawan

Headline
Sri Mulyani - inilah.com/bayu suta
Oleh:
Selasa, 2 September 2008 | 11:52 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membantah posisi Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) dalam status rawan. Padahal, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan untuk pertama kalinya terjadi defisit dalam NPI sebesar US$ 270 juta.

"Neraca perdagangan cukup aman, memang komposisinya berubah sebagai konsekuensi dari pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tandas Menkeu yang juga menjabat Menko Perekonomian, Sri Mulyani Indrawati, usai rakor Tim Optimalisasi Penerimaan Negara (OPN), Selasa (2/9), di Jakarta.

Ia mengatakan, saat ini terdapat tren pertumbuhan ekonomi yang masih cukup kuat di mana komponen penunjangnya adalah barang modal, bahan baku, dan bahan konsumsi. "Kita lihat tren impor ini meningkat cukup tajam dalam setengah tahun terakhir," tegasnya.

Sri Mulyani menilai, Bank Indonesia harus berhati-hati dalam mengelola neraca pembayaran Indonesia. "Potensi ekspor kita yang masih banyak harus terus digenjot. Sedangkan, impor yang tujuannya untuk produksi memang tidak bisa dicegah dan punya korelasi positif terhadap total kinerja perekonomian secara makro," ujarnya.

Menurutnya, guna menjaga neraca pembayaran secara keseluruhan akan berhubungan dengan kemampuan untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang baik sehingga modal yang masuk baik dalam bentuk portofolio maupun investasi asing langsung (FDI) bisa jalan.

Sesuai data BPS, defisit perdagangan RI karena volume ekspor yang lebih kecil dari impor. Pada Juli 2008, angka ekspor Indonesia sebesar US$ 12,55 miliar. Sedangkan angka impor mencapai US$ 12,8 miliar.[L5]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.