INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY mencermati telah dikeluarkannya daftar pemilih sementara oleh KPU. Sebab SBY menerima sinyalemen sebanyak 30 juta penduduk di Indonesia tidak dapat memilih dalam Pemilu 2009 akibat tidak masuk dalam daftar pemilih sementara.
"Ada sinyalemen bisa-bisa sekitar 30 juta rakyat tidak masuk dalam daftar pemilih sementara," katanya di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (3/9).
Meski begitu, SBY optimis KPU dapat menyelesaikan pekerjaannya tersebut. Selain itu, dia merespon positif perpanjangan bagi daftara pemilih sementara yang dilakukan KPU.
"Saya berharap rakyat Indonesia yg sudah memenuhi syarat untuk memilih bisa mengecek. Datang ke kantor kelurahan dan kepala desa untuk pastikan namanya ada di situ," harap SBY.
Ia juga berharap kepada masyarakat untu berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya. "Nanti apakah anggota DPR, DPD, DPRD maupun nantinya Presiden dan Wapres betul-betul hasil pilihan rakyat kita," pungkasnya.[L8]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !