inovasi portal berita
Kamis, 23 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.9,059.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Muballighah HTI Teken 6 Poin Kesepakatan

Headline
IST
Oleh: Vina Nurul Iklima
Rabu, 21 April 2010 | 16:58 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Muktamar Muballighah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) diakhiri penandatanganan Amanah Lil Muballighah oleh para muballighah perwakilan tiap daerah. Ada enam poin kesepakatan di dalamnya.

"Kesepakatan ini adalah bentuk komitmen peran vital para muballighah seluruh Indonesia," kata juru bicara muslimah HTI Febrianti Abassuni usai acara Muktamar Muballighah Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/4).

Enam poin inti kesepakatan itu antara lain, pertama, kesadaran sesungguhnya saat ini umat Islam seluruh dunia dan Indonesia khususnya tengah menghadapi berbagai persoalan baik ekonomi, politik, sosial-budaya. Seluruh persoalan tersebut menjadikan umat Islam tidak lagi mampu menunjukkan dirinya sebagai umat yang unggul, dan nyata-nyata telah menghancurkan keluarga sebagai benteng pertahanan terakhir umat.

Kedua, memahami bahwa pangkal persoalan ini adalah tidak diterapkannya sistem Islam. Bahwa sekularisme terlah terbukti nyata menghancurkan keluarga dan bangsa serta generasi penerus. Oleh sebab itu, menerapkan syari'ah Islam Kaaffah dalam bingkai negara Khilafah Islam adalah solusi mutlak.

"Ini adalah kewajiban yang agung dan berjuang untuk menegakkannya kembali adalah kewajiban setiap muslim. Dengan tegaknya khilafah yang dipimpin seorang khalifah, kehidupan umat akan terlindungi dari berbagai serangan dan gangguan," papar Febrianti.

Ketiga, para muballighah akan berupaya sungguh-sungguh mengoptimalkan potensi dan kedudukan yang dimiliki sebagai pembina umat khususnya muslimah dalam rangka penegakkan khilafah. Keempat adalah, meneguhkan visi-misi pembinaan muballighah yakni "Menjadi perempuan unggul sebagai ummum wa robbatul bait (ibu dan pengatur rumah tangga) yang melahirkan generasi cerdas taqwa pejuang syariah dan khilafah serta sebagai mitra laki-laki dalam membangun masyarakat Islam."

Semenatar misi muballighah adalah: a. Mengokohkan ketahanan dan kesakinahan keluarga Muslim, b. Melahirkan generasi berkualitas pejuang, c. Membangun muslimah berkarakter kuat dalam rangka amar ma'ruf nahi munkar, d. Membina perempuan sebagai mitra laki-laki dalam rumah tangga dan perjuangan di masyarakat.

Kelima, perjuangan penegakan syari'ah dan khilafah adalah mutlak. Keenam, para muballighah mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir Indonesia termasuk Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia yang senantiasa seungguh-sungguh berjuang dalam menegakkan khilafah. [ikl/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.