inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Robinho : Pele Akan Ikuti Jejak Saya

Headline
Robinho - ist
Oleh:
Kamis, 4 September 2008 | 20:37 WIB
INILAH.COM, Manchester Komentar pedas legenda hidup Brasil Pele atas keputusan Robinho pindah dari Real Madrid ke Manchester City tidak ditanggapi serius pemain sayap berusia 24 tahun tersebut.

Menurut Pele, Robinho membutuhkan konseling serius setelah mendapatkan nasehat buruk dari orang terdekatnya. Pele menganggap Robinho sakit jiwa setelah sempat bersikeras ingin pindah ke Chelsea sebelumnya.

Meski dikritik, dengan enteng Robinho menyatakan, Pele akan melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan sekarang.

"Saya menerima kritikan Pele sebagai raja sepak bola. Tapi jika dia dalam posisi saya, dia akan melakukan hal yang sama," ujar Robinho yang tiba di Teresopolis dengan helikopter kemarin untuk berlatih dengan tim nasional Brasil.

Menurut Robinho, Madrid tidak ingin mempertahankan dirinya. "Mereka hanya menggunakan saya sebagai bagian transfer mereka untuk menggaet Cristiano Ronaldo. Tapi ketika negosiasi mandeg, mereka ingin mempertahankan saya," tegasnya.

Robinho menambahkan, jika mereka tidak memperhitungkan dirinya, maka dirinya juga tidak akan bertahan pula. "Itu yang saya katakan kepada presiden," imbuh Robinho.

Robinho juga mengaku jika keinginan pertamanya untuk pindah ke Chelsea karena saat ini, klub London Barat tersebut ditangani Luiz Felipe Scolari. Namun alasan utamanya karena Madrid membatalkan negosiasi mereka.

"Tujuan utama saya pindah ke Chelsea, karena klub itu yang resmi menawar saya. Tapi Madrid tidak menyukai kaos Chelsea yang telah dijual dengan nama saya sebelum negosiasi selesai," aku Robinho.

Chelsea, menurut Robinho tidak mau memenuhi keinginan Madrid, sehingga Man City masuk di menit-menit akhir dan mendapatkan dirinya.

Alasan utama dirinya ingin pindah karena Madrid tidak mengizinkan dirinya memperkuat timnas Brasil di Olimpiade Beijing 2008 lalu.

"Saya menangis ketika Calderon tidak mengizinkan saya bermain di Olimpiade dan Anda bisa mengetahuinya dengan menanyakan hal ini kepadanya. Saya tidak menangis untuk berhenti. Saya hanya mengatakan kepadanya, saya tidak ingin bertahan lagi di sini. Jadi saya meminta untuk dijual," tegas Robinho. [Rakai Pikatan/I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.