inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

'Garage Sale' di Lantai Bursa?

Oleh:
Jumat, 5 September 2008 | 06:18 WIB
INILAH.COM, New York - Memasuki hari terakhir perdagangan pekan ini, para investor sepertinya akan kembali beramai-ramai melepas saham mereka, terutama untuk saham-saham berbasis tambang dan komoditas.

Ada beberapa faktor yang mendukung kemungkinan terjadinya aksi 'bersih-bersih' di lantai bursa Jumat ini (5/9), yaitu kejatuhan indeks Dow Jones lebih dari 340 poin sebagai imbas dari kecemasan pasar atas data ekonomi soal belanja ritel dan tingkat pengangguran Agustus.

Pasar di AS sebenarnya sudah nervous karena telah menunggu laporan data ekonomi itu sejak beberapa hari terakhir ini. Pasar mengira laporan belanja ritel akan menurun seiring melemahnya belanja masyarakat AS setelah harga BBM dan makanan meningkat dan memukul anggaran mereka.


Sementara Departemen Tenaga Kerja mengatakan surat permohonan asuransi untuk pengangguran meningkat 15.000 pekan lalu dibandingkan pekan sebelumnya.

Selain itu, faktor pendukung lainnya adalah jatuhnya lagi harga minyak dari kisaran US$ 109 menjadi US$ 107 per barel kemarin di New York.

Kedua faktor itu menjadi indikator bahwa ekonomi AS tengah lesu, yang langsung direspons negatif oleh pasar, yang buntutnya juga akan berimbas pada pasar regional.

Belum lagi keputusan Bank Indonesia yang memutuskan menaikkan tingkat suku bunga acuan sebesar 0,25% menjadi 9,25%. Meski kenaikan ini sudah diantisipasi oleh pasar, namun tetap saja akan dilihat pasar sebagai faktor penahan pergerakan saham sektor perbankan, yang juga akan berimbas pada pengucuran kredit konsumsi, seperti perumahan dan kendaraan.

Faktor akhir pekan kemungkinan juga akan dimanfaatkan investor untuk 'beristirahat' dulu sebelum menyiapkan amunisi lagi untuk pekan depan.

Namun, berbinarnya kinerja keuangan sejumlah perusahaan di lantai bursa yang menyebar di semua sektor dapat menjadi pertimbangan sebagian investor untuk berinvestasi, apalagi harganya sudah murah karena dihantam penurunan dalam beberapa hari terakhir perdagangan.

Ada beberapa saham yang layak dikoleksi karena kinerja mereka apik dan harganya sudah rendah seperti Bumi Resources (BUMI), Timah (TINS), Perusahaan Gas Negara (PGAS) dan sejumlah saham perbankan dan telekomunikasi.

Pada penutupan perdagangan saham kemarin, IHSG meluncur drastis 40,766 poin (1,93%) menjadi 2.075,23. Adapun perdagangan saham di lantai bursa mencatat transaksi 53.034 kali, dengan volume 1,937 miliar unit saham, senilai Rp 3,284 triliun. Sebanyak 54 saham naik, 129 saham turun dan 57 saham stagnan.

Saham-saham yang kemarin turun harganya adalah PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 1.250 menjadi Rp 24.600, PT Astra International (ASII) turun Rp 750 menjadi Rp 20.550, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 700 menjadi Rp 12.200, PT United Tractors (UNTR) turun Rp 300 menjadi Rp 10.100, dan PT Telkom (TLKM) turun Rp 250 menjadi Rp 7.550.
Juga saham PT Bumi Resources (BUMI) turun Rp 175 menjadi Rp 4.625, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 6.300, PT Bank Panin (PNBN) turun Rp 60 menjadi Rp 910, dan PT Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.800. Saham PT Timah (TINS) juga turun Rp 50 menjadi Rp 2.150, PT AKR Corporindo (AKRA) turun Rp 30 menjadi Rp 1.320 dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 25 menjadi Rp 2.350.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, PT Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 100 menjadi Rp 16.750, PT Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 25 menjadi Rp 3.325, dan PT Ramayana Lestari Sentosa (RALS) naik Rp 10 menjadi Rp 840. [L2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.