Minggu, 27 Mei 2012 | 01:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Sri Mulyani Masuk, IMF Bisa Lebih Adil
Headline
Sri Mulyani - inilah.com/Bayu Suta
Oleh: Ahmad Munjin
web - Jumat, 5 September 2008 | 14:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sri Adiningsih, ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) menyambut positif ditunjuknya Sri Mulyani menjadi salah satu angota Tim Reformasi Internal Dana Moneter Internasional (IMF).

Ia beranggapan Sri Mulyani memiliki kemampuan untuk itu. Apalagi, Plt Menko Perekonomian ini pernah bekerja di IMF, sehingga tidak ada masalah dengan dia untuk tugas itu.

Selain itu, kata Sri Adiningsih, masuknya Sri Mulyani ke IMF menjadi sangat penting, karena dengan voting power-nya diharapkan ia mampu membuat lembaga keuangan internasional bersikap lebih adil terhadap dunia ketiga.

Saat ditanya mengenai beban Sri Mulyani yang akan semakin berat dengan masuknya dia ke dalam Tim Reformasi IMF, Sri Adiningsih mengatakan harus ada pemisahan antara masalah domestik dengan masalah global.

"Saya kira begini, memang tentu saja jabatannya sebagai menteri keuangan dan menko perekonomian sekaligus merupakan persoalan domestik. Tapi IMF sebenarnya menyangkut persoalan ekonomi global," tandasnya kepada INILAH.COM, Jumat (5/9).

Karena itu, katanya, dengan masuknya Sri Mulyani sebagai anggota Tim Reformasi IMF, diharapkan IMF nantinya bisa lebih adil. Meskipun, beban bagi Sri Mulyani, karena tugasnya akan semakin berat, tapi kalau masalah prioritas tentunya harus diprioritaskan dibandingkan dengan pekerjaan di IMF.

"Tapi pekerjaan di IMF juga merupakan kesempatan bagi Indonesia melalui Bu Sri Mulyani agar supaya di dalam mereformasi IMF, itu juga lebih bisa membawa keadilan terutama bagi negara-negara yang sedang berkembang," ujar Sri Adiningsih.

Menurut Sri Adiningsih, Indonesia harus bisa memanfaatkan peluang untuk memperjuangkan daya tawar di dunia internasional dengan masuknya Sri Mulyani ke IMF.

"Ini kesempatan Indonesia supaya bisa melakukan perubahan IMFlebih baik, karena kita masuk ke dalamnya melalui Bu Sri Mulyani," tuturnya.

Sebelumnya Direktur Pelaksana IMF Dominique Strauss-Kahn mengumumkan bahwa Sri Mulyani Indrawati ditunjuk menjadi salah satu anggota komite reformasi internal Dana Moneter Internasional (IMF).

Dengan tugas itu, Sri akan diminta untuk memberikan proposal reformasi dalam memperbaiki kredibilitas institusi yang berbasis di Washington itu.

Komite yang terdiri atas para mantan petinggi IMF itu akan memberikan rekomendasi atas modifikasi yang bisa membuat lembaga itu bisa memenuhi mandat global secara efektif.

"Kemajuan penting telah dihasilkan dalam mereformasi tata kelola IMF, termasuk pengenalan sebuah proses penyelesaian masalah voting power di antara anggota IMF," kata Strauss-Kahn.[L2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.