INILAH.COM, Manado - Sejumlah warga di Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (11/9) pagi berhamburan keluar rumah, akibat guncangan gempa bumi sekitar 7,6 Skala Richter (SR), yang terjadi pada sekitar pukul 08.03 WITA.
Gempa ini menimbulkan kepanikan warga. Beberapa warga menghindar dari rumah atau bangunan tinggi untuk mengantisipasi dampak buruk robohnya bangunan yang ada di sana.
Bahkan ada sejumlah warga di pesisir pantai Manado, sempat lari ke lokasi yang tinggi atau perbukitan, guna menghindari ancaman gelombang tsunami yang sempat dikeluarkan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Manado.
"Yang perlu kami selamatkan adalah diri sendiri dan keluarga, karena gempa tersebut sangat kuat, sementara rumah ditinggalkan dulu," kata Pieter, salah satu warga Kelurahan Sario Manado.
Bahkan sejumlah pegawai negeri sipil di Kantor Sekretariat DPRD Sulut, usai melaksanakan apel pagi, sempat berhamburan keluar ruangan, karena mengkhawatirkan ancaman kerusakan bangunan dan sebagainya.
"Beberapa pekerjaan yang saya harus lakukan untuk kegiatan sekretariat DPRD, sementara harus ditinggalkan, karena kuatnya gempa itu," kata Jus, staf PNS DPRD Sulut. [*/R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !