INILAH.COM, Toronto Tak mudah menjadi Paris Hilton yang selalu diburu paparazzi. Bahkan ketika ia melakukan hal yang biasa saja bagi masyarakat umum, seperti membeli hamburger di sebuah drive-in.
Paris, Not France, demikian judul film dokumenter menganai kehidupan dan bisnis menjadi seorang pewaris Hilton yang tayang perdana di Festival Film Internasional Toronto. Ternyata dari sebuah sudut pandang, tidaklah menyenangkan menjadi selebritis seperti dirinya.
Sutradara film itu, Adria Petty, anak dari rocker Tom Petty, menunjukkan kehidupan Hilton di karpet merah, di rumah bersama teman, dan keluarganya. Petty menghabiskan waktu setahun untuk mendokumentasikan kehidupan Hilton dari sudut pandang dalam. Hitlon yang tampaknya dimanja dengan kekayaan keluarganya dan dipuja penggemarnya, ternyata mempunyai sisi yang membuat orang simpatik.
"Ketika pertama kali bertemu, saya berpikir ia tidaklah cerdas. Sebenarnya saya tidak suka membuat praduga tentangnya, namun saya juga seperti orang lainnya. Penasaran, seperti apa dia sebenarnya," ujar Petty. "Setelah bertemu dengannya, saya lambat laun mengenalnya. Ia ternyata seorang gadis yang cool, cerdas, dan seorang pekerja keras."
Petty mengatakan dokumentasi ini dibuat bukan untuk membuat suatu citra tertentu mengenai Hilton. Tujuannya murni untuk menghibur, seperti film dokumentasi Madonna, Truth or Dare yang dibuat ketika Madonna menjalani tur Blond Ambition pada 1990.
Tidak sulit membuat Hilton berbicara secara candid, atau direkam diam-diam tanpa sepengetahuannya. Menurut Petty hal ini berarti memberikan kebebasan pada Hilton. Sebab, ia selama ini tidak pernah diminta berbicara sebebas mungkin dan seterbuka mungkin.
Film ini juga membahas skandal video seks Hilton serta penilaian masyarakat dan media ketika itu. Kemudian ketika cucu pendiri jaringan Hotel Hilton ini mempromosikan parfum, acara televisi, sebuah buku, dan sebuah album.
Bisnis seakan tak pernah berhenti di sekelilingnya. Bahkan ada adegan dimana ia tertidur ketika wajahnya dirias. Ada pula wawancara dengan orangtuanya, Kathy dan Rick Hilton. Kemudian dengan adiknya, Nicky, dan beberapa komentar orang lain seperti Donald Trump hingga feminis Camille Paglia.
Hilton hadir di Festival Film Toronto bersama kekasihnya saat ini, rocker Benji Madden dari band Good Charlotte. Setelah film berdurasi 85 menit itu selesai diputar, keduanya keluar melalui pintu samping tanpa mengikuti sesi tanya jawab bersama sang sutradara. Hilton sempat berhenti beberapa saat untuk memberikan tanda tangan pada penggemarnya dan berpose untuk kamera. Tak banyak yang ia ucapkan saat itu. [Reuters/L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !