Senin, 28 Mei 2012 | 12:45 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dave Laksono Ogah Dimodali Agung
Headline
Dave Laksono - inilah.com/Ferdian
Oleh: Samsul Maarif
web - Jumat, 12 September 2008 | 20:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Putra Ketua DPR Agung Laksono, Dave Laksono, sadar ikut pencalegan Partai Golkar membutuhkan biaya tidak sedikit. Namun Dave mengaku tidak berani meminta modal ayahnya yang juga petinggi Golkar.

Dave Akbar Syafrikarno Laksono mengaku ikut serta dalam Caleg Golkar bukan karena tekanan pihak mana pun. Bahkan dia mengaku ditanyai keluarganya alasan mengapa ikut berpolitik.

"Melihat perkembangan politik saat ini saya terpanggil untuk ikut serta membantu menyelesaikan masalah yang ada. Sama sekali tidak ada tekanan. Malah kelurga menanyakan apa dasar saya ikut politik," kata Dave saat diskusi bertema Caleg Muda Dongkrak Suara Parpol di gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/9).

Dave mengakui proses menuju pencalegannya tidaklah hal yang mudah, dan untuk mendapatkan hal tersebut diakuinya biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Dave yang didaulat Golkar di Dapil Jabar 2 menyatakan sejak dia sekolah SMA dan kuliah di AS dan partisipasinya di partai guna meningkatkan pengalamannya berpolitik telah banyak mengeluarkan dana.

"Ini semua proses yang saya lalui dengan pelan-pelan, mau juga saya minta keluarga tapi saya tidak berani. Dan yang jelas tidak besar karena sudah habis terlebih dahulu. Sedangkan dari keluarga hanyalah sebatas dukungan moril saja," ujar pria lulusan California State University Northridge AS.

Menjadi anak seorang politikus senior, Dave merasa banyak dapat kesempatan dan keberuntungan untuk mendapatkan ekspos yang lebih dari percaturan politik Indonesia, termasuk kebijkaan nasional, program partai dan sebagainya. Jadi dia mengakui mendapatkan porsi informasi yang lebih akurat.

Dave mengaku optimis dengan berbagai pengalaman yang diperolehnya di dunia politik dan studi bisa mendapatkan dukungan dari konstituennya untuk melangkah ke DPR. Dia menjelaskan banyak hal yang telah dilakukan di dunia politik semisal menjabat Wakil Bendahara Golkar DKI dan di Bappilu sebagai ketua sub bidang pemilih pemula dan juga di Kosgoro.

"Golkar juga kan pakai sistem suara terbanyak jadi kans masih terbuka buat saya, tapi jika saya menjadi anggota DPR maka yang saya bawa adalah idealisme, pengalaman dan kemampuan yang saya miliki saat ini untuk memperbaiki kondisi jadi lebih baik," tutur pria yang mengaku masih lajang tersebut.

Namun untuk saat ini Dave mengaku akan fokus untuk terus membina hubungan dengan konstituennya dengan langkah terjun langsung atau door to door agar bisa dikenal baik. Hal itu sangat berguna untuk mensosialisasikan akan visi dan misinya.[L8]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
pamungkas
Senin, 26 Oktober 2009 | 13:20 WIB
saya muak dengan orang2 seperti ini, mana tanggung jawab anda selaku CEO adam air dan kenapa karyawan adam air tidak mendapatkan uang pesangaon dan main pecat seenaknya saja,sandra tan pemilik adam air slalu klo ada masal dulu hampir pasti slalu membawa nama agung laksono,seluruh cabaang adam air ada photo agung dan keluarga sandra tan begitu dekatnya keluarga adam air dengan keluarga anda,anda berbicara idealisme,anda ngaca dong apalagi bapak anda tidak mendapat dukungan rakyat yg ngaku udah makan asam garam apaladi anda,knpa banyak anjing cina (yg merugikan rakyat)di NKRI ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.