inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Tayangan Kuis Kok Cenderung Judi?

Oleh: Windi Widia Ningsih
Sabtu, 13 September 2008 | 00:39 WIB
INILAH.COM, Jakarta - MUI menilai program-program stasiun TV sudah ada upaya perbaikan tayangan dibandingkan tahun lalu. Namun MUI menyayangkan adanya tayangan kuis yang menjadi arena penjudian.

"Hampir semua stasiun TV menayangkan kuis dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak berbobot yang cenderung menganggap bodoh pemirsa. Selain itu kuis tersebut ada yang cenderung menjadi arena penjudian," ujar Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Said Budairy dalam jumpa pers tentang 'Evaluasi 10 hari pertama tayangan televisi Ramadan' di Depkominfo, Jakarta, Jum'at (12/9).

Menurut Said, kuis yang pesertanya bisa ikut dengan cara mengirim SMS yang tarif biaya SMS-nya dinaikkan tinggi dari standar, pemenangnya ditetapkan berdasarkan hasil acak nomor HP peserta kuis, sedangkan hadianya diambil dari sebagian dana yang dibayarkan peserta tadi.

"Maka MUI mengkategorikannya sebagai judi, seperti kuis Para Pencari Tuhan yang ditayangkan saat sahur," tambahnya.

Selain acara kuis, MUI juga menilai ada beberapa program acara yang menampilkan acara yang mengajarkan sopan santun, beribadah, bersyukur dan lain-lain. "Seperti sinetron Para Pencari Tuhan jilid 2 dan sinetron Assalamu'alaikum Cinta," tambahnya.

Namun, masih ada program acara yang mengandung kekerasan dan mengolok-olok, dan menampilkan gerakan-gerakan yang tidak layak untuk ditonton. "Antara lain program Empat Mata Sahur Seru, Theater One Loaded Weapon, Sahur Cagur," urainya.[L3]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.