INILAH.COM, Jakarat - Departemen Luar Negeri RI mengaku belum menerima laporan dari pihak keluarga Yudhis Muhammad Burhanudin Assiniwora yang mengangap kematian anak sulungnya karena diracuni bukan keracunan makanan. Bur WNI yang tinggal di India ditemukan tewas di kamar kosnya.
"Saya justru belum mendengar laporanya, tapi kalau memang seperti itu nanti kita akan cek lagi kebenaranya,"Juru Bicara Deplu Tengku Faizasyah saat dihubungi INILAH.COM, Jakarta, Minggu (14/9).
Dari laporan Keduatan India di Indonesia, Pria 34 tahun yang akrab dipanggil Bur ini meninggal akibat keracunan makanan berdasarkan hasil visum sementara. Namun, pihak keluarganya masih meragukan kematian Bur akibat keracunan. keraguan ini ditimbulkan karena adanya telpon dari orang yang tidak dikenal mengatakan bahwa ada kemungkinan Bur meninggal akibat diracuni.
Bur, yang menyelesaikan kuliah strata satunya di Universitas Warmadewa Denpasar jurusan sastra Inggris melanjutkan studi strata dua lewat program beasiswa Indira Gandhi Foundation. Saat ini, Almarhum terdaftar sebagai mahasiswa di jurusan filsafat di Universitas New Delhi, di negara asal Indira Gandhi, India.[L6]