inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Gempa Hentikan Sambutan Mendagri

Headline
Mardiyanto - inilah.com/subekti
Oleh:
Selasa, 16 September 2008 | 10:01 WIB
INILAH.COM, Ambon Menteri Dalam Negeri Mardiyanto terpaksa menghentikan sambutannya pada acara pembentukan Kabupaten Maluku Barat Daya dan Buru Selatan. Yakni, setelah gempa menguncang Kota Ambon dan sekitarnya, Selasa (16/9), sekitar pukul 10.14 WIT.

Saat itu, Mardiyanto tengah menyampaikan sambutan sehubungan peresmian pembentukan Kabupaten Maluku Barat Daya(MBD) dan Buru Selatan, serta pelantikan masing-masing pejabat bupatinya. Namun, tiba-tiba saja guncangan cukup keras terasa pada lantai tujuh kantor Gubernur Maluku.

Guncangan itu disusul suara teriakan para pegawai Pemerintah Provinsi Maluku berteriak,"Gempagempa." Hal ini sontak membuat para hadirin panik dan sempat berlarian dan berebut menuruni tangga dari lantai lima. Sebab, dua lift telah dipersiapkan untuk Mendagri dan rombongannya.

Namun, guncangan selama sekitar satu menit itu akhirnya berhenti dan Mardiyanto melanjutkan kata sambutannya. "Keras juga ya. Tapi syukurlah, sudah reda dan tidak terjadi apa-apa, sehingga kita lanjutkan," tutur Mendagri.

Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Benny Sipolo, mengakui, terjadinya gempa yang sedang dianalisis datanya. "Gempa memang cukup keras dan dirasakan di Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) sekitar 2 MMI(dirasakan setempat-red),"katanya. [*/R2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.