INILAH.COM, London - Muhammad bin Rashid Al-Maktoum membantah perusahaannya, Zabeel Investment sudah melakukan pembicaraan dengan Newcastle United. Apalagi, pembicaraan meyangkut pengambil alihan klub Liga Primer.
"Kami tak pernah melakukan kontak. Saya saat ini sudah tak tertarik dengan klub Inggris," tutur Al-Maktoum.
Zabeel Investments termasuk salah satu investor yang diincar Mike Ashley, pemilik Newcastle, untuk memborong saham miliknya. Selain itu, Ashley juga berharap pada konsorsium Dubai Sports City. Kelompok usaha itu dikabarkan tertarik menambah klub Liga Primer dalam portfolio perusahaannya.
Kendati begitu, negosiasi masih dalam tahap awal. Ashley bahkan disebut-sebut pula sudah melakukan kontak pula dengan konsorsium asal Cina.
Ashley membeli Newcastle United seharga 133 juta pound, 16 bulan lalu. Selama itu, dia meghabiskan 100 juta pound untuk menutup utang klub.
Kini, dia berharap bisa menjual sahamnya senilai 481 juta pound. Sejumlah pengamat finansial melihat angka itu tidak realistis. Yang masuk akal, menurut mereka, adalah separuhnya.
"Realitasnya, Newcastle sebenarnya sudah diobral dalam enam bulan terakhir. Jika ada yang tertarik dari Dubai atau Abu Dhabi, sudah bisa jalan," kata pengamat tersebut.
Yang membuat makin slit adalah karena Newcastle tak memiliki aset yang layak jual saat ini. "Klub tak punya manajer, diprotes pendukung, dan sedang tertatih-tatih," katanya. [I4]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !